Abdul Hakim. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Jakarta – Wakil Ketua Komite III DPD RI asal daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim menilai, sudah saatnya Indonesia kembali komitmen pada demokrasi Pancasila. Yakni, dengan menjadikan Pancasila sebagai saripati demokrasi khas Indonesia.
Hakim menilai, selama ini demokrasi liberal yang mendominasi. Ini ditandai dengan kekuatan kapital dalam mencari dukungan rakyat.
Sebab itu, kata Hakim, biaya politik menjadi tinggi karena setiap kandidat legislatif dan eksekutif menjadikan uang sebagai ukuran untuk menjabat.
Hakim mengatakan, Indonesia tidak boleh terjebak dalam situasi semacam itu. ia ingin Indonesia menempatkan demokrasi yang sesuai dengan falsafah Pancasila.
Demikian rangkuman paparan Hakim saat mengikuti diskusi Badan Kajian MPR kemarin di Jakarta.
Hakim menegaskan, liberalisme dalam demokrasi Indonesia selama ini tidak sejalan dengan falsafah Pancasila. []
