Berita Foto Ruwajurai Lampung Timur

SMAIT Baitul Muslim Pengabdian Masyarakat, Kokom: Anak-Anak Rajin Baca Alquran dan Bantu-Bantu

SMAIT Baitul Muslim Pengabdian Masyarakat, Kokom: Anak-Anak Rajin Baca Alquran dan Bantu-Bantu

Siswa SMAIT Baitu Muslim Lampung Timur pengabdian di masyarakat. | Dokumentasil

Siswa SMAIT Baitu Muslim Lampung Timur pengabdian di masyarakat. | Dokumentasil

Wartalampung.id, Way Jepara – SMAIT Baitul Muslim Lampung Timur mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat dalam momentum Ramadan 1443 Hijriah.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas XI SMAIT Baitul Muslim yang berjumlah 103 siswa, terdiri dari 35 putra dan 68 putri.

Kegiatan yang diselenggarakan di 7 desa yang berada di Kecamatan Labuhan Ratu dan Way Jepara yang meliputi Desa Labuhan Ratu IV, Desa Labuhan Ratu V, Desa Labuhan Ratu Baru, Desa Labuhan Ratu I, Desa Labuhan Ratu VI, Desa Braja Asri, Desa Sumberjo, ini digelar sejak Kamis, 14 April 2022, hingga Ahad, 17 April 2022.

Dalam acara pembukaan serta pelepasan siswa-siswi pengabdian, Muslimin, Kepala SMAIT Baitul Muslim, meminta agar pengabdian ini memberikan yang terbaik sehingga ada nilai-nilai kebaikan yang dirasakan masyarakat.

“Pengabdian ini merupakan aksi nyata pelajaran-pelajaran yang telah didapat dari sekolah. Ini merupakan pengabdian pertama kalian. Harapannya dikerjakan dengan baik dan sukses karena ini akan menjadi acuan program pengabdian SMAT Baitul Muslim ke depan,” kata dia dalam rilis.

Hal senada disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAIT Baitul Muslim Habib Rusli Fuad. Habib mengatakan, program pengabdian adalah sarana melatih dan mempraktikkan hal-hal yang telah didapat dari sekolah.

“Siswa diminta mempraktikkan hal-hal yang telah mereka dapatkan di sekolah, baik itu yang bersifat religius, leadership sampai kemasyarakatan. Hal ini diaplikasikan melalui kegiatan-kegiatan mereka di pengabdian seperti bakti sosial, merawat masjid, menjadi imam salat, dan membantu dan belajar berbagai aktivitas yang dilakukan induk semang dengan bermacam–macam profesi,” kata dia.

Kokom, salah satu induk semang (rumah singgah pengabdian), merasa senang dan bersyukur atas pengabdian siswa–siswi SMAIT Baitul Muslim di rumahnya.

“Alhamdulillah saya berterima kasih ada anak-anak SMAIT Baitul Muslim di sini. Hadirnya mereka membawa kesejukan tersendiri bagi rumah. Mereka membaca Alquran, membantu aktivitas rumah dan kegiatan masjid. Pokoknya rumah ini selalu terbuka untuk SMAIT Baitul Muslim,” jelasnya. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda