Pasar murah
Kegiatan bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang berperan dalam kegiatan tersebut. Gerakan pangan murah ini merupakan wujud sinergi antara Pemerintah Daerah, Polri, Bulog, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Polres Tanggamus berkomitmen mendukung penuh kegiatan ini dari sisi pengamanan, pengaturan lalu lintas, hingga pengawasan distribusi agar tepat sasaran. “Kami ingin memastikan manfaat kegiatan ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” kata Kapolres.
Kapolres menjelaskan, pasar murah kali ini menyediakan 2 ton beras kualitas medium dengan harga Rp12.000 per kilogram atau Rp120.000 per 10 kilogram untuk satu orang dengan menyerahkan fotokopi KTP.
Kapolres menjelaskan, harga ini diharapkan terjangkau oleh masyarakat, jika stok bulog masih tersedia, mereka akan kembali menggelar pasar murah di lokasi lain. Ia mengajak masyarakat menjaga suasana aman, tertib, dan kondusif selama kegiatan berlangsung.
“Jadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial, mempererat silaturahmi, dan membangun semangat gotong royong di Kabupaten Tanggamus,” tutupnya.
Manajer Bisnis Bulog Lampung Arief Kharisman mengatakan, stok beras saat ini mencapai 2.000 hingga 3.000 ton untuk triwulan ketiga 2025. Ini sesuai arahan Kapolri dan Dirut Bulog bersinergi untuk menekan harga beras medium agar tetap terjangkau, di kisaran Rp12.500 per kilogram. [Afrizal]

Tinggalkan Komentar Anda