Anggota DPD RI Abdul Hakim | Imelda

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Dari puluhan ribu petani di Lampung, baru tiga ribuan yang terdata mengakses Kartu Petani Berjaya. Artinya, masih sedikit petani yang mengaktivasi Kartu Petani Berjaya, baik berhubungan dengan perbankan, mengakses pupuk dan bibit, serta hal yang berhubungan dengan pertanian lainnya. Padahal, Gubernur Arinal Djunaidi sudah mencanangkan itu pada awal masa pemerintahannya.
“Saya siap menjadi duta Kartu Petani Berjaya. Ini untuk meningkatkan sosialisasi kepada petani betapa penting mengakses Kartu Petani Berjaya untuk kejayaan pertanian di Lampung,” kata anggota DPD asal Lampung Abdul Hakim saat serap aspirasi dengan wartawan di Warkop Waw by Arayya, Jalan Sukardi Hamdani Palapa, Minggu malam, 20/12/2020.
Baca: Abdul Hakim Soroti Fungsionalisasi Infrastruktur Pertanian yang Rendah di Lampung
Abdul Hakim menilai, aktivitas yang masih rendah bukti sosialisasi ke tingkat bawah untuk Kartu Petani Berjaya belum maksimal. “Harus lebih dimasifkan,” kata dia.
Abdul Hakim melanjutkan, sektor pertanian di Lampung mesti mendapat perhatian ekstra. Pasalnya, sebagian besar penduduk Lampung menggantungkan keseharian mereka pada sektor pertanian.
“Lampung Berjaya tidak akan mungkin terwujud jika aktivitas Kartu Petani Berjaya yang diprogramkan Gubernur masih rendah,” tutupnya. [Adian Saputra]
