Berita Foto Ruwajurai Bandar Lampung

Siang Nelangsa di Terminal Rajabasa

Siang Nelangsa di Terminal Rajabasa

Terminal Rajabasa. | Ahmad Fiqih Yudhistira

Terminal Rajabasa. | Ahmad Fiqih Yudhistira

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Kondisi Terminal Rajabasa kian sepi, Sabtu, 7/10/2023. Terminal Rajabasa yang dulunya ramai oleh para penumpang dan aktivitas transportasi, kini bisa dibilang sepi sepanjang tahun.

Jumlah penumpang dan aktivitas transportasi tampaknya menjadi penyebab kondisi sepi ini. Pantauan Wartalampung.id di lokasi, aktivitas penumpang sangat sepi. Jumlah penumpang tidak sampai 20 orang.

Salah seorang buruh panggul, Sodri, mengungkapkan perasaannya.

“Sekarang semakin sepi di sini. Dahulu, banyak pekerjaan di terminal, tapi sekarang sangat sulit mendapatkan penumpang. Harapan kami, ada solusi untuk meningkatkan aktivitas di sini,” katanya nelangsa (sedih).

Para pedagang pun harus memutar otak agar bisa bertahan berjualan.

“Kini semakin sepi di sini. Dulu, penumpang sering singgah ke tempat usaha kami, tapi sekarang jauh berkurang. Kami juga harus berjualan di luar terminal,” ujar Samsul, pedagang.

Sementara itu, pihak Dinas Perhubungan setempat, Dio Fahrezi, menyampaikan, terminal itu pada hari-hari biasa memang sepi, namun jelang Hari Raya baru mulai ramai.

Menurutnya, keadaan sepi ini juga karena ada banyaknya armada perusahaan otobus (PO) yang menunggu penumpang di luar terminal.

“Kondisi sepi ini juga disebabkan banyak PO yang di luar terminal dan kami berharap keseriusan dari pusat untuk mengatasi kondisi ini,” ujarnya.

“Bus juga tidak seperti kereta ataupun pesawat yang harus berhenti di stasiun atau bandara. Penumpang bus bisa turun di tengah jalan,” tambahnya.

Terkait dengan keamanan, petugas keamanan di Terminal Rajabasa terus menjaga situasi dengan baik. Pengunjung dan fasilitas terminal mendapatkan perlindungan yang memadai.

Petugas melakukan patroli rutin untuk memastikan keamanan dan ketertiban di area terminal.

“Keamanan di sini alhamdulillah terkendali dan kondusif. Kalau ada penumpang yang ketinggalan barang, warga yang berada di sekitar sini akan mengembalikan. Kami setiap hari ada tim kontrol 24 jam full,” imbuhnya.

Dalam menghadapi tantangan penurunan minat, masyarakat dan pihak berwenang terus berkoordinasi dan berupaya mencari solusi yang terbaik. Harapannya, kerja sama dan inisiatif bersama dapat membawa perubahan positif dan mengembalikan Terminal Rajabasa ke masa kejayaannya. [Ahmad Fiqih Yudhistira]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda