Sate Padang Sidi. | Koleksi Sate Padang Sidi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Ada usaha sate padang yang sudah bisnis puluhan tahun di Bandar Lampung.
Eni Yuliana, bos Sate Padang Sidi, mengatakan, usaha ini sudah ada sejak 1970. Pada 4 November 2023 mendatang, Sate Padang Sidi berusia 53 tahun.
“Sate Padang Sidi ini, untuk daging ayam mulai harga Rp17 ribu dan daging sapi mulai Rp20 ribu,” kata Eni Yuliana kepada wartalampung.id hari ini di tempat usahanya.
Eni mengatakan, bumbu sate inu terbuat dari kaldu daging yang dicampur rempah-rempah dan tepung beras. Tepung berasnya, kata Eni, ia giling sendiri. Ia tidak menggunakan tepung beras pabrikan untuk mempertahankan kualitas rasa.
Eni Yuliana juga mengatakan Sate Padang Sidi juga dipercaya beberapa instansi menjadi menu di acara mereka.
“Kami juga melayani berbagai acara seperti pernikahan, ulang tahun, dan lainnya,” kata dia.
Eni bilang, usahanya ini sudah tersertifikasi halal dan juga sudah didaftarkan sebagai hak cipta.
Selain itu, tambah Eni, pihaknya juga memproduksi kemasan frozen. Ini disebabkan banyaknya permintaan konsumen yang ingin membawa sate ini keluar kota.
“Awal tahun lalu kami mengeluarkan rendang padang dan sate padang sidi kemasan frozen dan sudah dalam tahap verifikasi halal dari BBPOM,” kata dia.

Sate Padang Sidi ada di Jalan Hayam wuruk Nomor 161 Kelurahan Kebonjeruk, Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung. Kini sudah membuka cabang baru di Jalan Zainal Abidin Pagaralam Nomor 45, Kedaton, Bandar Lampung.
Sate Padang Sidi juga bisa dipesan melalui aplikasi Gofood, Shopefood, dan Grabfood.
Eni yuliana juga mengatakan, untuk pemasaran di media sosial, pihaknya menggunakan Facebook, WhatsApp, Instagram, dan Tiktok.
”Kami juga suka mengundang influencer dan tiktoker untuk mempromosikan usaha ini,” katanya. [Wayan Yoga Rizki Irawan]
Editor: @adiansaputra27
