Pelatihan pemulasaran jenazah. | Dok

Wartalampung.id, Natar – Memaknai HUT ke-77 RI, Relawan Masyarakat Peduli bersama Kelompok Pengajian Al Hidayah Dusun 4 Sarirejo, Desa Natar, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan mengadakan beberapa kegiatan di antaranya pelatihan pemulasaraan jenazah dan santunan kepada anak yatim piatu di Masjid Jamil Al Ikhlas, dusun setempat, Jumat, 26/8/2022.
Kelompok pengajian menggelar kegiatan pemulasaraan jenazah khusus jenazah wanita yang dilakukan di dalam masjid. Pemulasaraan jenazah diikuti 50 peserta yang dibagi menjadi 10 kelompok.
Agung Ilham Bahari, relawan, mengatakan, mengurus jenazah hukumnya fardu kifayah. Artinya, jika ada orang yang meninggal pengurusan jenazahnya wajib dilakukan. Jika sudah dilakukan muslim yang lain, kewajiban ini gugur dan yang lain tidak berdosa.
Namun, dalam praktik dan tata cara mengurus jenazah atau dikenal dengan pemulasaraan jenazah di masyarakat masih kurang. Oleh karena itu, Relawan Masyarakat Peduli menyelenggarakan kegiatan ini.
Tugiani, Ketua Pengajian Al Hidayah, berharap melalui program pelatihan pemulasaraan jenazah ini dapat memberikan pengetahuan bagi peserta karena kegiatan ini menyangkut syiar islam dan kepedulian terhadap umat.
Dan setelah pelaksanaan pelatihan pemulasaraan jenazah agar semua peserta dapat menindaklanjuti dengan menyampaikan ilmu yang didapat ini kepada orang lain sehingga dapat bermanfaat sebagai bekal dalam merawat jenazah di lingkungan masing-masing.
Hadir pula Suharti, Ketua Pengajian Al Hidayah se-Natar. Ia menyampaikan, jenazah manusia perlu dihormati dan berhak mendapat perlakuan dengan sebaik mungkin.
Sebagai penanganan pertama perlu dilakukan hal-hal terhadap jenazah seperti memejamkan kelopak mata, mengikat rahang, melepaskan persendianya, melepaskan pakaian yang dikenakan secara perlahan dan memindahkan jenazah ke tempat yang aman .
Sedangkan terkait dengan mensholati jenazah secara garis besar ada tiga yang diperhatikan, yaitu syarat, rukun, dan hal-hal yang disunahkan. Penglepasan jenazah selaku penghantar juga memperhatikan cara dan etika, menguburkan mulai dari persiapan , cara memasukan ke liang lahat , menguburkan dan ditutup dengan mendoakan. []
