Pendampingan hybrid learning oleh Universitas Teknokrat Indonesia. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia melakukan pendampingan sekolah binaan terkait penyelenggaraan pembelajaran hybrid (hybrid learning) di masa pandemi COVID-19 dan transisi SMK/SMA se-Provinsi Lampung.
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).
Kali ini Universitas Teknokrat Indonesia melakukan pendampingan di SMK Amal Bakti Jati Mulyo melalui website (https://sites.google.com/teknokrat.ac.id/smkamalbaktijatimulyo/home).
Materi pendampingan tersebut dipaparkan oleh tim dosen yaitu Dr. Afrianto, M.Hum. (Pembuatan Perangkat Ajar), Dr. Heri Kuswoyo, M.Hum. (Pengenalan Portal Daring Sekolah) dan Sugama Maskar, M. PMat. (Pelaksanaan Daring di Sekolah).
Pihak kampus berharap kegiatan tersebut dapat terus menguatkan kontribusi dan citra Universitas Teknokrat Indonesia dalam peningkatan mutu pendidikan sekolah di Provinsi Lampung.
Wakil Rektor I Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad SE MM mengatakan, pendampingan ini penting khususnya dalam masa pandemi.
Memang beberapa sekolah sudah memulai belajar di kelas dan tatap muka antara guru dan murid. Namun masih banyak yang mempertahankan pembelajaran daring.
Pada konteks inilah peran serta Teknokrat semakin penting. Apalagi dikhususkan untuk optimalisasi web. Mahathir meyakini bahwa model pembelajaran sekarang sudah berubah.
Murid mesti diberikan kreasi dalam belajar. Pendekatan pun mesti lebih variatif. Dengan pendampingan ini, para guru dimungkinkan menghasilkan konten belajar yang mudah dicerna.
Mahathir mengatakan, pendampingan semacam ini akan dilanjutkan ke sekolah lain. Sehingga model pembelajaran dengan sistem web dikuasai semua guru di sekolah yang menjadi dampingan Teknokrat. []
