Berita Foto Advertorial

PTS Terbaik ASEAN Universitas Teknokrat Indonesia Pengabdian di SMAN 1 Pekalongan

PTS Terbaik ASEAN Universitas Teknokrat Indonesia Pengabdian di SMAN 1 Pekalongan

Pengabdian Universitas Teknokrat Indonesia di SMAN 1 Pekalongan, Lampung Timur. | Dokumentasi

Pengabdian Universitas Teknokrat Indonesia di SMAN 1 Pekalongan, Lampung Timur. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Pekalongan – Era digital saat ini berlari menciptakan teknologi terbaru. Seiring dengan itu, dunia pendidikan pun selalu berusaha menggali dan menerapkan teknologi tersebut di dalam kehidupan sehari-hari.

Teknologi metaverse sedang menjadi perhatian di Indonesia. Metaverse ini sendiri merupakan teknologi terbaru yang dibangun saling terhubung satu sama lain pada dunia komunitas virtual di mana orang dapat bertemu, bekerja, bermain bahkan bertransaksi jual beli layaknya dunia nyata berkat bantuan teknologi augmented reality dan virtual reality.

SMAN 1 Pekalongan merupakan salah satu sekolah negeri yang ada di Lampung Timur. SMA ini berada di Jalan Kamboja Desa Kalibening Pekalongan, Lampung Timur. SMAN 1 Pekalongan memiliki 2 jurusan yaitu IPA dan IPS dengan 205 siswa.

SMAN 1 Pekalongan memiliki berbagai jenis aktivitas akademik dan terus berupaya melaksanakan pelayanan siswa untuk mencetak lulusan yang berkualitas dan profesional.

Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Teknokrat Indonesia berkolaborasi dengan Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan mengadakan pengabdian kepada masyarakat di SMAN 1 Pekalongan.

Tim dari Teknokrat adalah Very Hendra Saputra, M.Pd., Debby Alita, S.Kom., M.Cs., Putri Sukma Dewi, M.Pd. Selain dosen, tim ini juga melibatkan mahasiswa yakni Ichwan Solihin, Afif Wijaya, dan mahasiswa MTK.

Kegiatan PKM sekolah binaan ini dihadiri guru dan siswa setempat. Kegiatan mengangkat tema “Pembelajaran Metaverse pada SMAN 1 Pekalongan Lampung Timur”.

Kegiatan ini dilaksanakan Selasa, 17/1/2023 meliputi pelatihan pembelajaran teknologi metaverse oleh Debby Alita, S.Kom., M.Cs dan didampingi oleh mahasiswa-mahasiswi Universitas Tenokrat Indonesia.

Target pelatihan untuk menambah wawasan siswa akan teknologi terbaru yang membuat siswa semakin semangat untuk mengembangkan ilmunya di bidang teknologi.

Pembelajaran metaverse yang disampaikan merupakan pemberian wawasan terhadap siswa tentang metaverse yang berisikan Augmentend Reality (AR) dan virtual Reality.

Augmented reality sendiri merupakan teknologi terbaru yang menyisipkan informasi melalui dunia maya dan menampilkan ke dalam dunia nyata dengan bantuan webcam atau alat lainnya.

Pada pengabdian ini, tim membawa buku khusus yang di dalamnya terdapat gambar dua dimensi yang dapat dimplementasikan ke dalam dunia nyata sehingga gambar tersebut menjadi terlihat real time.

Pengimplentasian augmented reality ini menggunakan aplikasi Devar yang dapat diunduh di Playstore dan Appstore. Sementara itu, virtual reality adalah teknologi yang dapat membuat interaksi dengan lingkungan 3D yang dibuat semirip mungkin dengan dunia nyata atau bahkan imajinasi.

Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM menambahkan, teknologi ini merupakan teknologi yang mencipatakan kondisi simulasi.

Simulasi ini membuat kita merasa berada di situasi tersebut. Pada praktikum ini, kata dia, tim menggunakan kacamata VR dan aplikasi sites in VR yang langsung dipraktikan ke siswa.

Mahathir menuturkan, setelah melakukan praktik, siswa merasa sangat senang dan takjub terhadap kemajuan teknologi karena mereka dianggap dapat berkunjung ke tempat yang mereka inginkan tanpa harus pergi ke tempat aslinya hanya dengan menggunakan kacamata Virtual Reality.

“Sesungguhnya teknologi ini dapat dimanfaatkan untuk kegiatan seperti rapat virtual, bermain dan berinteraksi secara virtual. Dengan teknologi ini pun siswa dapat bermain game seperti didunia nyata dengan langsung mempraktikan sendiri di tempat dengan meninju, melompat dan bergerak sendiri,” lanjutnya.

Mahathir menambahkan, Teknokrat adalah kampus yang tepat untuk siswa sekolah ini melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ada banyak kelebihan yang didapat ketika melanjutkan perguruan tinggi di Teknokrat.

Selain menjadi PTS terbaik di ASEAN, infrastruktur di kampus ini juga superlengkap. Selain itu, Teknokrat memberikan kesempatan yang luas kepada mahasiswa untuk mengembangkan talenta di bidang nonakademik, seperti seni, budaya, dan olahraga.

Selain itu, ujar Mahathir, dosen di Teknokrat juga sangat kompeten dalam ilmunya. Sebagian besar sudah doktor dan masih ada yang sedang melanjutkan doktoral di beberapa kampus di luar negeri.

Ini semua, kata Mahathir, demi mendukung ketercapaian kompetensi mahasiswa Teknokrat agar siap bekerja pascalulus. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda