Berita Foto Nusantara

PKS Maklumi Demokrat Keluar Koalisi Usai Cak Imin Jadi Bakal Cawapres Anies Baswedan

PKS Maklumi Demokrat Keluar Koalisi Usai Cak Imin Jadi Bakal Cawapres Anies Baswedan

Presiden PKS Ahmad Syaikhu (dua kiri). | Dokumentasi DPP PKS

Presiden PKS Ahmad Syaikhu (dua kiri). | Dokumentasi DPP PKS

Wartalampung.id, Jakarta – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu menghormati keputusan Partai Demokrat keluar dari koalisi yang mengusung Anies Baswedan sebagai bakal capres.

Keluarnya Demokrat karena Nasdem memutukan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai bakal cawapres.

Syaikhu mengatakan, PKS menghormati keputusan tersebut. Ia berharap Partai Demokrat tetap berada dalam Koalisi.

“Kami memahami dan menghormati keputusan Partai Demokrat yang keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan dan mencabut dukungan terhadap pencalonan Anies Rasyid Baswedan,” kata Syaikhu dalam rilis hari ini.

“Sesungguhnya kami sangat berharap Partai Demokrat tetap berada dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan dan mengusung Anies Baswedan sebagai bakal capres RI,” pungkasnya.

Hal itu disampaikan Ahmad Syaikhu dalam konferensi pers menyikapi situasi terkini di Koalisi Perubahan, di Kantor DPTP PKS di Jakarta, Sabtu (2/9/2023).

“Sesuai Pasal 16 Anggaran Dasar PKS ayat (2) huruf (i) yang menyatakan bahwa kewenangan untuk menetapkan kebijakan partai berkenaan dengan pemilihan presiden dan/atau wakil presiden RI adalah Majelis Syura sebagai majelis permusyawaratan tertinggi partai yang keanggotaannya terdiri dari perwakilan anggota PKS seluruh Indonesia. Musyawarah Majelis Syura (MMS) VIII telah menetapkan Anies Rasyid Baswedan sebagai bacapres yang diusung PKS,” tutur Syaikhu. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda