Dr H Mahathir Muhammad SE MM dan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung menjajaki nota kesepahaman dengan Universitas Teknokrat Indonesia.
Pemerintah Kota berencana menguliahkan 200 lulusan SMA di Bandar Lampung yang saat SMA masuk melalui program bina lingkungan atau biling.
Program ini dicanangkan mantan Wali Kota Herman HN dengan tujuan membantu anak tidak mampu sekolah di intitusi negeri.
Tahun ini Wali Kota Eva Dwiana akan melanjutkan membantu anak-anak lulusan biling itu masuk perguruan tinggi.
Eva membidik Universitas Teknokrat Indonesia. Hal ini ia sampaikan awal pekan lalu usai menerima kunjungan Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr HM Nasrullah Yusuf SE MBA.
Eva mengatakan, pembicaraan sudah pernah dilakukan. Termasuk soal pembayaran kuliah juga sudah disampaikan akan dicicil selama beberapa kali.
Eva mengatakan, sejauh ini pihak Teknokrat setuju dengan skema itu.
Eva senang Teknokrat bisa menjembatani kemauan anak-anak biling ini untuk kuliah. Eva juga memahami Teknokrat adalah kampus swasta terbaik di ASEAN.
Robotik dan bahasa Inggris-nya di atas rata-rata kampus lain. Eva berharap, anak-anak lulusan SMA program biling ini bisa diterima di Teknokrat.
Ia ingin anak-anak itu bisa menjadi motor penggerak ekonomi dan perubahan keluarga menjadi lebih baik.
Eva mengapresiasi langkah Teknokrat yang sejauh ini sudah maksimal dalam membantu warga dan pemerintah kota.
Wakil Rektor I Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad SE MM merespons keinginan Wali Kota ini. Ia siap untuk bekerja sama.
Ia bahkan senang anak-anak program biling dipilihkan kampus Teknokrat sebagai tempat menimba ilmu di perguruan tinggi. Mahathir ingin anak-anak ini bisa kuliah dengan baik, lulus, dan diserap pasar kerja dengan cepat, bahkan bisa membuka lapangan kerja.
Mahathir meyakini, lewat skema kerja sama yang baik, keinginan Wali Kota Bandar Lampung ini bisa terealisasi dengan baik. []
