Ridwan Hardiansyah. | Aulia Kartika

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Pemimpin Redaksi Tribun Lampung Ridwan Hardiansyah mengisi materi pada acara Gebyar Jurnalistik yang diadakan oleh Unit Kegiatan Pers Mahasiswa Fakultas (UKPM-F) “Pilar Ekonomi” Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (FEB Unila) Selasa (31/10/2023).
Pada kesempatan ini, Ridwan membagikan kiat-kiat dalam mengumpulkan berita.
Ridwan membagi cara mengumpulkan berita menjadi dua yaitu dengan wawancara dan observasi. Yang pertama yaitu wawancara, ia membagi hal tersebut menjadi 3 bagian.
“Wawancara itu bisa dibagi menjadi prawawancara, saat wawancara, dan pascawawancara,” jelasnya.
Sedangkan untuk observasi, jurnalis bisa menganalisis menggunakan pancaindra, terutama menggunakan pengelihatan dan pendengaran.
Ridwan juga menyampaikan jika ingin sukses sebagai seorang jurnalis, seorang jurnalis itu haruslah tidak mempunyai rasa malu. Jurnalis juga harus bisa nemempatkan dirinya setara dengan narasumber.
“Ketika kita ingin mewawancarai pengemis, kita harus menjadi pengemis. Ketika kita ingin mewawancarai presiden, jadilah presiden,” tambah alumnus Ilmu Komunikasi FISIP Unila ini.
Tujuan perkataan tersebut adalah agar seorang jurnalis dapat memiliki empati. Maka, jurnalis tidak boleh menghakimi narasumber sehingga dapat mendapatkan berita yang baik. [Aulia Kartika]

Tinggalkan Komentar Anda