Aksi solidaritas Palestina di Tugu Adipura Bandar Lampung dua pekan lalu. | Ramzy Nauval/Wartalampung.id

Oleh Maya Afrayanti (Humas Salimah Lampung Tengah)
Dilansir dari Republika, Menteri Kesehatan Palestina merilis data korban tewas setidaknya 9.227 orang. Jumlah korban meninggal tersebut termasuk 3.826 anak-anak dan 2.405 perempuan, menurut para pejabat seperti dilansir Middle East Eye, Jumat (3/11/2023).
Sementara itu, jumlah korban terluka sebanyak 23.516 orang. Berbagai aksi marak menyuarakan pembelaan Palestina dan mengecam serangan Israel dari berbagai negara.
Indonesia sendiri memiliki keterikatan dengan Palestina. Palestina sebagai negara yang mengakui kemerdekaan Indonesia.
Masyarakat Indonesia memberikan dukungan. Dukungan yang tidak hanya datang dari umat Muslim tapi juga umat agama lainnya. Hal ini dikarenakan permasalahan Palestina tidak hanya merupakan konflik agama tapi juga konflik kemanusiaan.
Hak asasi yang tercederai yaitu hak hidup Dukungan dari masyarakat berupa donasi kemanusiaan, seruan boikot dan aksi damai. Informasi mengenai Palestina ini dapat dilihat tidak hanya di layar kaca tapi juga merambah di dunia maya.
Media sosial dipenuhi kecaman terhadap Israel dan kepedulian atas bencana kemanusiaan di Palestina. Terbaru, pengguna sosial menggunakan simbol semangka untuk menghindari pemblokiran.
Mengapa semangka menjadi populer sebagai simbol untuk Palestina? Dilansir dari berbagai sumber, semangka pertama kali digunakan sebagai simbol negara Palestina setelah Perang Enam Hari pada 1967.
Buah yang memiliki kesamaan warna dengan bendera Palestina. Untuk menghindari adanya pemblokiran akun, beberapa selebritas dan influencer memakai simbol semangka. Sayangnya, memakai semangka sebagai simbol Palestina tidaklah tepat.
Bendera Palestina tidak sama dengan simbol buah tersebut. Kesamaan warna pada semangka tidak dapat mengganti esensi bendera.
Pada Wikipedia disebutkan bendera umumnya digunakan secara simbolis untuk memberikan sinyal atau identifikasi. Hal ini sering juga digunakan untuk melambangkan suatu negara untuk menunjukkan kedaulatannya.
Oleh karena itu, sebaiknya para pengguna media sosial tetap menggunakan bendera Palestina sebagai simbol pembebasan dan kebebasan untuk Palestina. Hal ini lebih mewakili semangat juang rakyat Palestina maupun pendukung dari negara lain.
Bendera tiga warna ini telah dipakai sebagai simbol negara dan menjadi bentuk eksistensi Palestina sampai saat ini. Penggunaan simbol bendera menunjukkan bahwa perlawanan kita tegas dan berani dalam menyuarakan kebenaran. []

Tinggalkan Komentar Anda