Natasya Ayu Ramadhani. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Mahasiswi Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Natasya Ayu Ramadhani menorehkan prestasi membanggakan dari cabang olahraga (cabor) pencak silat.
Kali ini, mahasiswa penerima Bidik Misi itu berhasil menyabet medali emas untuk kategori tanding kelas A putri dewasa pada Kejuaraan Nasional Bharaduta Championship III Piala Menpora.
Kejuaraan nasional yang diadakan oleh Tiger Management serta Alumni Diktukba Polri Tahun 2003 II bekerja sama dengan Kemenpora ini bertujuan untuk menjaring atlet-atlet terbaik juga sebagai upaya mendukung cabang olahraga pencak silat masuk ke dalam Olimpiade.
Pertandingan dilaksanakan di GOR Nanggala Jalan RA Fadillah, Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur, DKI Jakarta yang berlangsung pada 2-4 September 2022.
Perolehan mahasiswi Program Studi Pendidikan Olahraga, Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan UTI itu patut dibanggakan. Pasalnya, kejuaraan tersebut diikuti oleh 200an peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.
Kepada wartalampung.id lewat percakapan WhatsApp, Tasya sapaan akrabnya mengatakan, persiapan untuk kejurnas ini dimulai pada bulan Januari 2022.
Ia mengatakan, dari bulan Januari sudah mengikuti training center yang ditujukan untuk perisapan pertandingan-pertandingan di tahun 2022, salah satunya Pomprov yang mendapat hasil medali emas dan mewakili UTI ke ajang Pomnas di Padang November mendatang, serta persiapan kejuaraan nasional yang bekerjasama dengan Kemenpora ini.
Kejurnas ini Tasya anggap untuk uji kekuatan dan membaca lawan untuk Pomnas 2022 di Sumatera Barat. Menurut dia, pada cabang pencak silat saat ini, persaingan sangat ketat.
“Dengan pengalaman Kejurnas Bharaduta Championship 3 Piala Kemenpora Republik Indonesia ini, saya akan latihan lebih keras lagi, agar bisa memberikan yang terbaik untuk kampus pada Pomnas pada November mendatang,” kata dia.
Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM menyambut baik prestasi Tasya ini. Pencak silat, ujarnya, merupakan olahraga tradisi Indonesia. Oleh sebab itu, ia senang pesilat Teknokrat meraih prestasi gemilang.
Ini, ujar Mahathir, adalah wujud kontribusi besar Teknokrat untuk perkembangan positif cabang pencak silat. Ia berharap pada ajang mendatang, prestasi pesilat asal Teknokrat ini bisa lebih membanggakan. []
