Bandar Lampung

Nani Kusrini Sandang Doktor, Kaprodi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila Setia Rini Harap Ada Peningkatan Kualitas

Nani Kusrini Sandang Doktor, Kaprodi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila Setia Rini Harap Ada Peningkatan Kualitas

Nani Kusrini dan Setia Rini. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Kabar baik datang dari Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Universitas Lampung dengan kehadiran Nani Kusrini selaku dosen tetap yang kini menyandang gelar doktor dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa, 28/10/2025.

Kabar ini disambut penuh sukacita oleh Kaprodi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila, Setia Rini, yang menilai pencapaian tersebut membawa dampak positif yang besar bagi pengembangan prodi.

Setia menjelaskan, sebelumnya, Prodi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila belum memiliki dosen bergelar doktor.

“Tentu sangat bahagia karena akhirnya prodi memiliki satu dosen bergelar doktor. Ini menjadi langkah penting agar prodi bisa mencapai akreditasi unggul. Salah satu syarat akreditasi unggul adalah minimal 20 persen dosen tetap bergelar doktor,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran Nani Kusrini tidak hanya memperkuat aspek akademik, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan dan pembelajaran di prodi.

“Dengan bergabungnya beliau kembali setelah menyelesaikan studi doktoralnya, kegiatan pembelajaran, bimbingan skripsi, dan penelitian menjadi lebih optimal,” lanjutnya.

Setia juga menilai bahwa kehadiran dosen bergelar doktor dapat mendorong peningkatan kompetensi tridharma perguruan tinggi yakni pendidikan dan penelitian, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Wawasan dan kemampuan beliau tentu sudah jauh lebih diatas kami sehingga kami bisa belajar banyak hal dari beliau,” katanya.

Saat ini, Prodi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila memiliki enam dosen tetap.

Setia menyebutkan, tim dosen terus menjaga kekompakan dan saling mendukung dalam menjalankan berbagai tanggung jawab, baik akademik maupun administratif.

“Kami saling backup satu, saling dukung dan komunikasi sama lain agar tidak terjadi kesalahpahaman,” tambahnya.

Tak lepas ia menyebutkan bahwa kekompakan prodi juga berkat dukungan dan kerja sama antarmahasiswa.

Setia menyampaikan harapan agar ke depan semakin banyak dosen yang terinsiprasi segera melanjutkan studi ke jenjang S3 disusul dengan pembukaan CPNS untuk dosen di prodi.

“Semoga dosen lain untuk segera menyusul, bergiliran S3 dan ada dosen baru yang masuk,” tutupnya. [Delima Kurnia]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda