Nusantara

Teliti Fonetik & Fonologi, Dosen Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila Nani Kusrini Raih Doktor dari UGM

Teliti Fonetik & Fonologi, Dosen Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila Nani Kusrini Raih Doktor dari UGM

Nani Kusrini

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Universitas Lampung kini menambah capaian baru setelah salah satunya dosennya, Nani Kusrini, resmi menyandang gelar doktor usai menyelesaikan pendidikan studi program doktoral di Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa, 28/10/2025.

Ujian tertutup yang menandai kelulusan Nani Kusrini dilaksanakan pada 16 Juli 2025 di ruang sidang UGM.

Setelah itu ia menyelesaikan seluruh proses administrasi dan yudisium pada akhir Juli, sebelum akhirnya secara resmi mengikuti prosesi wisuda doktor pada 21 Oktober 2025 di Yogyakarta.

Dalam disertasinya yang berjudul “Realisasi Penyambung (Liaison), Pengikatan (Enchaînement), dan Elisi (Élision) pada Penutur Bahasa Indonesia: Studi Kasus pada Mahasiswa FLE (Français Langue Étrangère) Universitas Lampung”, Nani Kusrini meneliti fenomena fonetik dan fonologi bahasa Prancis, khususnya pada aspek ujaran yang saling terhubung.

Adapun alasan dalam memilih penelitian ini berangkat dari ketertarikannya terhadap bidang linguistik, terutama fonetik dan fonologi, serta ia menilai pentingnya bidang tersebut dalam pembelajaran bahasa Prancis.

“Dalam kompetensi berbahasa yakni membaca, menyimak, berbicara dan menulis, salah satu target utamanya adalah berbicara (oral), namun dalam keterampilan tulisan seperti memenggal kata tetap membutuhkan kemampuan fonetik,” kata dia hari ini kepada wartalampung.id.

Dalam penelitiannya, ia melibatkan mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Prancis Unila sebagai partisipan, untuk mengukur sejauh mana mereka memahami dan menerapkannya dalam komunikasi bahasa Prancis.

Dengan capaian akademik ini, Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis Unila kini memiliki satu dosen bergelar doktor.

Nani berharap ilmunya dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pembelajaran bahasa Prancis di Unila dan lembaga lain.

“Saya berharap hasil penelitian ini bisa meningkatkan kompetensi produksi lisan mahasiswa, karena penghubungan ujaran merupakan bagian integral dari komunikasi dalam bahasa Prancis,” ungkapnya.  [Delima Kurnia]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda