Clay Mirror karya mahasiswa Teknokrat. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Terbaik di Lampung, menampilkan berbagai karya kreatif hasil pembelajaran perkuliahan.
Salah satu produk yang menarik perhatian adalah Clay Mirror. Ini adalah produk dekorasi interior yang dikembangkan melalui mata kuliah Manajemen Pemasaran.
Hasil inovasi ini dipamerkan beberapa hari lalu dalam rangkaian kegiatan Academic Expo Universitas Teknokrat Indonesia.
Clay Mirror merupakan produk dekorasi yang menggabungkan fungsi cermin dengan sentuhan seni berbahan dasar clay.
Produk ini dirancang sebagai dekorasi estetik yang tidak hanya memiliki fungsi praktis, tetapi juga mampu memperindah tampilan ruangan.
Dengan konsep handmade, setiap Clay Mirror memiliki karakter dan keunikan tersendiri, baik dari segi bentuk, warna, maupun detail desain, sehingga memberikan kesan eksklusif bagi penggunanya.
Pengembangan Clay Mirror berangkat dari tingginya minat masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap dekorasi rumah yang unik dan bernilai seni.
Melalui mata kuliah Manajemen Pemasaran, mahasiswa Jurusan Manajemen dilatih untuk mengamati peluang pasar, menganalisis kebutuhan konsumen, serta menentukan segmentasi, target, dan posisi produk agar mampu bersaing di pasar dekorasi kreatif.
Dosen pengampu mata kuliah Manajemen Pemasaran, Fitri S.M., M.Sc. menyampaikan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memahami konsep pemasaran secara teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara langsung melalui produk nyata.
“Mahasiswa diarahkan untuk mengembangkan ide produk, menyusun strategi pemasaran, serta memanfaatkan media digital agar produk memiliki nilai jual dan peluang usaha,” ujarnya.
Selain aspek desain, mahasiswa juga menerapkan strategi pemasaran yang meliputi penentuan harga, promosi, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana pemasaran.
Hal ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman praktis dalam mengelola dan memasarkan produk kreatif sesuai dengan karakteristik pasar sasaran.
Melalui partisipasi dalam Academic Expo, Clay Mirror diharapkan dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa Jurusan Manajemen Universitas Teknokrat Indonesia mampu mengintegrasikan kreativitas, strategi pemasaran, dan peluang bisnis dalam menghasilkan produk inovatif yang bernilai ekonomi.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad SE MM berharap Teknokrat dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa technopreneur, inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap bersaing di dunia usaha dan industri.
Ia mendorong lahirnya generasi muda yang unggul akademik sekaligus memiliki jiwa kewirausahaan, kreatif, inovatif, dan mampu menghasilkan produk berdaya saing di pasar.
Mahathir memberikan apresiasi karena mahasiswa manajemen mampu menghasilkan produk inovatif yang benar-benar riil dibutuhkan masyarakat.
Ia juga mengatakan, inovasi mahasiswa ini ke depan akan diikutsertakan dalam beragam lomba level nasional sehingga makin berdampak bagi masyarakat.
Mahathir mengatakan, Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Inovatif.
Bahwa kreativitas mahasiswa yang dipamerkan hari ini adalah bukti nyata adaptasi teknologi yang berkelanjutan.
Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Berdampak
Karya-karya yang dihasilkan mahasiswa harus mampu menjadi solusi atas persoalan di masyarakat dan industri.
Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Berkelanjutan
Komitmen untuk terus menjaga standar kualitas pendidikan tinggi yang stabil dan terus tumbuh dari tahun ke tahun. []

Tinggalkan Komentar Anda