Berita Foto Advertorial

Mahasiswa Sastra Inggris PTS Terbaik ASEAN Universitas Teknokrat Indonesia Best Presenter Konferensi Internasional

Mahasiswa Sastra Inggris PTS Terbaik ASEAN Universitas Teknokrat Indonesia Best Presenter Konferensi Internasional

Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia.| Dokumentasi

Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia.| Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Program Studi Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia sebagai program studi di PTS Terbaik ASEAN terus meningkatkan keterlibatan dan pencapaian mahasiswanya dalam berbagai kegiatan nasional dan internasional.

Hal ini merupakan bentuk upaya untuk mencapai indikator kinerja utama (IKU) perguruan tinggi yakni mahasiswa mendapatkan pengalaman di luar kampus.

Salah satu bentuk upayanya adalah dengan mengirimkan mahasiswa ke konferensi ilmiah sebagai pemakalah dan penyaji.

Baru-baru ini, mahasiswa Program Studi Sastra Inggris mengikuti konferensi ilmiah untuk mahasiswa “International Undergraduate Conference on Language, Literature and Culture (UNCLLLE)”.

Konferensi ini diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (BEM FIB) Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) pada tanggal 14 April 2022 secara virtual. Mengangkat tema “Language, Literature and Cultural Adaptation During the New Normal”.

Kegiatan ini menghadirkan keynote speaker Raoul Lindsay, B.Sc, MSc, MBACP,MBPsS dari British Association for Counsellors and Psychotherapist dan Bayu Aryanto, S.S., M.Hum. dari Universitas Dian Nusawantoro.

Sebanyak 49 mahasiswa dari UDINUS, Universitas Kristan Satya Wacana, STP AMPTA Yogyakarta. Universitas Kristen Krida Wacana, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Brawijaya, Universitas Ageng Tirtayasa, STKIP Pamane Talino, Universitas Negeri Islam Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Universitas PGRI Semarang, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Tidar, dan Universitas Lambung Mangkurat hadir.

Program Studi Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia mengirimkan lima mahasiswanya di bawah bimbingan Samanik, S.S., M.Hum. sebagai dosen pembimbing dan dosen mata kuliah Literary Criticism.

Kelima mahasiswa tersebut adalah Mufaza Husna (2019) dengan judul “Psychological Experiences as Nudge of Feminism Spirit in Buterfly Novel By Dot Hutchinson: A Lacanian Analysis”, Wahid Kurniawan (2019) dengan judul “Normal Standard of The Norm Ethic Within Japanese Society in Murata Sayaka’s Novel Convenience Strore Woman”, Sri Nur Aura Primordia Wardani (2019) dengan judul “Structural Approach to Saroo Briefly’s Motivation to Search for This Origin in A Long Way Home: A Memoir Novel 2013” , Annisa Toya Mentari (2019) dengan judul “Louisa May Alcott’s Worldview in the Main Character of Little Women Novel” , dan Sylvia Rizki (2018) dengan judul “The Influence of Parenting Styles Towards Children Personality In The Bluest Eye Novel by Toni Morisson”.

Di akhir konferensi, panitia mengumumkan best paper dan best presenter untuk kategori linguistik, sastra, pariwisata dan pengajaran bahasa. Mufaza Husna memperoleh penghargaan sebagai Best Presenter in Literature Award. Presentasi yang disampaikan Mufaza adalah presentasi terbaik di antara pemakalah di bidang sastra lainnya.

Mufaza Husna mengaku bangga dengan penghargaan ini dan berharap dapat terus belajar menuangkan pemikiran lewat artikel ilmiah tentang sastra dan mengikuti konferensi lain kedepannya.

Mufaza merupakan mahasiswa angkatan 2019 (semester 6), Presiden Unit Kegiatan Mahasiswa Teknokrat English Club (TEC),

Selaku pembimbing, Samanik mengaku bangga dengan pencapaian mahasiswa.

“Forum ini memberikan kesempatan mahasiswa untuk menggali isu-isu sosial melalui penilitan, dan untuk melatih keterampilan bahasa Inggris terutama dalam hal presentasi.”

Para mahasiswa Sastra Inggris UTI ini mendapatkan bimbingan penyusunan artikel ilmiah, penajaman temuan dan diskusi, serta latihan presentasi bersama Samanik.

Kaprodi Sastra Inggris, Suprayogi, M.Hum, juga sangat mendukung keikutsertaan mahasiswa dalam forum nasional dan internasional sesuai dengan visi internasionalisas Program Studi Sastra Inggris yang saat ini terus didorong.

“Semoga kegiatan ini menginspirasi mahasiswa lain untuk percaya diri ikut serta dalam forum-forum nasional dan internasional,” katanya.

Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM mengatakan, prestasi ini menandakan mahasiswa Teknokrat memang mempunyai kualifikasi yang bagus. Dalam ajang itu, mahasiswa Teknokrat mampu menjadi penyaji terbaik.

Mahathir mengungkapkan, apa yang diraih ini wujud kesuksesan dosen pembimbing dalam mengarahkan mahasiswa. Mahathir mengatakan selalu ada sinergi dan kolaborasi di antara dosen dan mahasiswa.

Mahathir mengakui, bahasa Inggris menjadi salah satu keunggulan kampusnya. Penguasaan bahasa Inggris memang sudah ditempat sejak mahasiswa semester awal.

Ia ingin prestasi ini ditingkatkan. Setiap ada event, ia meminta agar selalu mengirimkan wakil sehingga mahasiswa terbiasa berkompetisi. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda