Berita Foto Advertorial

Mahasiswa PTS Terbaik ASEAN Universitas Teknokrat Indonesia Juara Nasional E-Sport Unity Competition

Mahasiswa PTS Terbaik ASEAN Universitas Teknokrat Indonesia Juara Nasional E-Sport Unity Competition

Tim E-SPort Universitas Teknokrat Indonesia. | Dokumentasi

Tim E-SPort Universitas Teknokrat Indonesia. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia kembali meraih Juara 2 Nasional E-Sport dalam Unity Competition#10 (UNY National IT Competition), di Universitas Negeri Yogyakarta.

Kompetisi E-Sport atau olahraga elektronik merupakan salah satu bidang olahraga yang menggunakan game online sebagai media kompetisi. E-Sport Tournament UNITY 2022 merupakan kompetisi E-Sport Mobile Legend yang diperuntukan bagi mahasiswa se-Indonesia.

Peserta berkompetisi dalam tim yang beranggotakan maksimal 6 orang. E-Sport Tournament ini diselenggarakan secara daring dan  disiarkan secara live di channel Youtube Restek UNY. Dalam kompetisi ini terdiri dari 5 tahap yakni penyisihan 1, penyisihan 2, 8 besar, semi final dan final.

Lima mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia sangat bangga dengan meraih juara II nasional. Dengan melalui 5 tahap, akhirnya Teknokrat meraih juara II nasional dalam kompetisi nasional tersebut. Demikian Jimmy Julianto, salah satu mahasiswa juara nasional tersebut.

Adapun lima mahasiswa peraih juara nasional E-Sport tersebut yakni Jimmy Juliantono, Aryuda, Feri Cahya Setiawan, M. Rafli Saputra, dan Muhammad Devan Haidar. Lima mahasiswa tersebut dari program studi S1 Sistem Informasi.

Penghargaan yang didapatkan dalam kompetisi tersebut adalah perhargaan berupa sertifikat, trofi, dan uang pembinaan.

“Semua yang kami raih sebagai motivasi kami untuk menjadi yang lebih baik lagi,” kata Jimmy.

“Luar biasa,  Kok bisa juara ya? Kenapa bisa menang? Yang pertama karena usaha dan doa kami. Alhamdulillah walaupun belum bisa juara I kami tetep bersyukur atas apa yang kami capai sekarang,” jelas Jimmy.

Untuk tipsnya, kata dia, sering latihan. Ia mengatakan, kekalahan di final disebabkan tim lawan lebih keras berusaha. Lebih tepatnya waktu mereka buat main Mobile Legend itu lebih banyak dibandingkan tim Teknokrat.

“Nanti di turnamen lain, kami bakal kasih yang terbaik buat Universitas Teknokrat Indonesia untuk jadi nomor satu,” tambah Jimmy.

Untuk kejuaraan lain yang telah diraih selain kejuaraan ini, Teknokrat sudah mendapatkan juara di Universitas Telkom dan di Institut Teknologi Sumatera. Kemudian juara II di Universitas Telkom dan juara III di Institut Teknologi Sumatera.

Adapun ketentuan umum yang ada dalam E-Sport Tournament tersebut yakni peserta adalah mahasiswa aktif dalam ruang lingkup perguruan tinggi seluruh Indonesia; peserta kompetisi dalam tim beranggotakan 6 orang (5 player inti dan 1 player cadangan); peserta melengkapi berkas dengan data yang benar dan legal secara hukum; peserta yang tidak memenuhi persyaratan pendaftaran sampai waktu yang  telah ditentukan dinyatakan gugur; setiap peserta hanya terdaftar pada tepat satu tim pada cabang kompetisi yang sama; peserta yang boleh mengikuti kompetisi adalah peserta yang sudah terdaftar dan tidak boleh digantikan oleh orang lain selama kompetisi berlangsung.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Teknokrat Indonesia Muhammad Najib Dwi Satria, S.Kom., M.T. menyampaikan apresiasinya untuk mahasiswa yang telah meraih juara di tingkat nasional.

“Semoga prestasi ini bisa terus dipertahankan dan bisa memberikan motivasi kepada mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia lainnya untuk ikut terus berprestasi di cabang-cabang lomba lainnya di tingkat nasional,” ujarnya.

Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM menambahkan, prestasi di bidang e-sport ini mesti terus dikembangkan. Mahasiswa diminta meningkatkan raihan prestasi di masa mendatang.

Kampus, ujarnya, akan memberikan dukungan penuh untuk mengikuti turnamen lainnya. Ia meminta mahasiswa meningkatkan pengetahuan terhadap strategi yang akan diterapkan jika ada perlombaan lagi.

Mahathir ingin ada mahasiswa Teknokrat yang kelak masuk dalam tim e-sport Indonesia di kejuaraan selevel ASEAN, Asia, dan level dunia. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda