Mahasiswa Itera kembangkan Hydro Coffee bantu petani kopi Tanggamus. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Kotaagung – Sejumlah mahasiswa Itera membuat inovasi Hydro Coffee di Desa Batu Saeng, Kecamatan Air Naningan, Tanggamus. Alat penggiling kopi ini yang terintegrasi dengan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro setempat.
Program kreativitas mahasiswa Itera ini berlangsung dari Juli sampai Desember tahun ini. Lokasi Desa Batu Saeng ini sangat terpencil.
Para mahasiswa dibimbing dosen teknik sistem energi Madi. Mereka yang terlibat dalam proyek ini adalah MH Feraldy Akbar Putra Pratama (Teknik Sistem Energi), Ikhsan Nurrohman (Teknik Sistem Energi), Yohanes Aditya Sudarma (Teknik Sistem Energi), Cahya Adinda Tasya (Teknik Sistem Energi), dan William Budi Mandala (Teknologi Industri Pertanian).
Cahya mewakili yang lain mengatakan, wilayah ini memang mempunyai Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH).
Timnya kemudian mengusulkan pengembangan alat bernama Hydro Coffee, yakni mesin penggiling kopi yang dirancang menggunakan energi dari losses energy PLTMH melalui mekanisme turbin ulir Archimedes.
Diharapkan, melalui inovasi ini, mitra mereka, Muhanan, tidak hanya dapat meningkatkan nilai tambah produk kopinya, tetapi juga mengurangi biaya operasional, sehingga pendapatannya meningkat secara signifikan.
Cahya menerangkan, lebih jauh lagi, keberhasilan inovasi ini berpotensi direplikasi di wilayah pegunungan lain dengan kondisi serupa, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis sumber daya terbarukan.
”Alhamdulillahnya mitra kami Bapak Muhanan merasakan manfaat dari alat ini. Kata dia, bisa mengurangi biaya operasional, meningkatkan efisiensi produksi, dan menambah nilai ekonomi bagi mitra,” tutur Cahya. []

Tinggalkan Komentar Anda