Puluhan Lembaga Masyarakat (LM) peduli perempuan dan anak, | Dokumentasi

Wartalampung.id, Lampung – Kepala Dinas PPPA Provinsi Lampung, Fitrianita Damhuri, mengundang perwakilan dari lembaga-lembaga ini untuk Rapat Evaluasi Program yang telah dan akan dilaksanakan oleh masing-masing lembaga. Hal ini adalah upaya pemerintah dalam mensinergikan partisipasi dan peran serta masyarakat dalam pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Puluhan Lembaga Masyarakat (LM) peduli perempuan dan anak yang terhimpun dalam Forum Puspa Lampung hadir di ruang rapat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung, Rabu, 25 November 2020.
Beberapa lembaga masyarakat yang berperan aktif dalam isu perempuan dan anak diantaranya Lembaga Advokasi Perempuan DAMAR, Lembaga Advokasi Anak (LAdA), Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Lampung, Children Crisis Centre, Perempuan Saburai, Perempuan Timur, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Lampung, Women’s March, Empowomen, IWAPI, PKBI Lampung, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) berpartisipasi dalam sinergi yang sangat strategis ini.
Pada kesempatan ini Fitrianita Damhuri dan Ketua Forum Puspa Lampung Ari Darmastuti, sepakat untuk fokus pada beberapa isu yang masih menjadi perhatian penuh pemerintah diantaranya tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, isu stunting, dan penguatan sinergitas antar lembaga pemerintah dan non pemerintah.
Kekerasan dan ketimpangan kesejahteraan perempuan dan anak adalah pekerjaan besar yang harus dikerjakan bersama, untuk itu Kepala Dinas PPPA mengajak serta berbagai lembaga dan elemen masyarakat untuk bahu membahu bekerjasama, dengan menyinergikan program dan kegiatan masing-masing dengan program utama pemerintah. []
