Berita Foto Advertorial

Kuliah di Missouri, Mahasiswi PTS Terbaik Sumatera Universitas Teknokrat Indonesia Vina Qurrota Akyuningrum Kangen Suara Azan

Kuliah di Missouri, Mahasiswi PTS Terbaik Sumatera Universitas Teknokrat Indonesia Vina Qurrota Akyuningrum Kangen Suara Azan

Vina Qurrota Akyuningrum. | Dokumentasi

Vina Qurrota Akyuningrum. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Missouri – Vina Qurrota Akyuningrum sedang menikmati masa adaptasi yang bagus di Amerika Serikat. Mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Teknokrat Indonesia ini sedang kuliah program pertukaran pelajar di kampus University of Central Missouri, sebuah negara bagian di Amerika Serikat.Vina adalah 1 dari 11 mahasiswa terpilih asal Indonesia.

Vina bilang, Missouri ada di tengah wilayah Negeri Paman Sam. Sedangkan dua kota utama di sana, Washington DC dan New York berada di ujung. Butuh tiga jam perjalanan via udara.

Kepada wartalampung.id, Minggu dini hari, 16/1/2022, lewat percakapan Instagram, Vina mengatakan ia exited banget untuk mencoba hal-hal baru di Amerika Serikat.

Ia mengaku suka main game dengan teman-teman di sina. Ia bilang, ada banyak kegiatan baru tidak bisa ia dapatkan selama di Indonesia namun ada di negerinya Barack Obama ini.

Ia juga mengaku sangat suka ke perpustakaan. Kata Vina, perpustakaan kampusnya luas sekali.

”Ada banyak buku yang bisa Vina baca di sini,” ujarnya.

Istimewanya, kemarin, Vina menikmati salju perdana yang turun di Missouri.

“Oh iya, hari ini salju pertama turun. Suka banget lihat salju,” kata dia.

Mahasiswi asal Lampung Barat ini mengatakan, teman-teman di sana juga suka dengan Indonesia. Kata Vina, ia suka bercerita dan mengenalkan budaya Indonesia kepada mereka.

“Termasuk makanan pedas khas Indonesia. Vina juga bawa oleh-oleh abon untuk teman-teman di sini,” kata dia.

Vina kini tinggal di asrama kampus. Ia satu kamar dengan mahasiswi asal Amerika Serikat. Ia mengatakan, ritme kuliahnya penuh di kelas sejak Senin pagi sampai Kamis sore.

Ia juga terbilang aktif di kelas. Para dosen sudah mengetahui bahwa mahasisiwi asal Indonesia itu aktif di kelas. Ia jago berpendapat juga berdebat.

Meski begitu, sebagai anak muda, Vina juga sering kongko bareng.

“Aku biasanya hang out malam hari sama teman-teman di Student Union. Ini tempat mahasiswa mengadakan kegiatan atau kumpul-kumpul,” ujarnya.

Selain Vina, muslimah lain yang sedang studi di sini berasal dari Yordania dan mahasiswi magister asal Arab Saudi.

Soal salat lima waktu, Vina masih istikamah. Salat biasanya ia jalani di di asrama atau ruangan yang sedang di kampus.

“Mereka toleransi banget sama Vina di sini. Kalau ada kegiatan dan sudah masuk waktu salat, biasanya Vina izin,” kata dia.

Satu yang dikangeni Vina.

“Kangen suara azan.”

Soal makanan, Vina bercerita. Ia tidak bisa memakan semua makanan di sana. Biasanya Vina makan cheese pizza sama kentang goreng.

“Vina sudah coba makanan lain, tapi enggak cocok sama lidah orang Indonesia,” kata dia.

Masjid? “Ada. Tapi Vina belum pernah ke masjidnya. Agak jauh darti tempat tinggal Vina.”

Awalnya Vina mengira ia akan sulit untuk beradaptasi di kelas. Namun, karena sering aktif di kelas Teknokrat, ia bisa beradaptasi dengan cepat.

“Aku termasuk mahasiswi yang dikenal dosen di sini.”

Vina juga mengatakan, di sela kesibukannya, ia masih menulis.

“Sekarang lagi garap buku tentang US.”

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad SE MM bangga dengan adaptasi cepat yang dilakukan Vina di Amerika Serikat. Ia juga senang Vina bisa mengikuti kuliah dengan baik dan menjadi terkenal di kelas. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda