Berita Foto Hiburan

Kenalan dengan Dayen, Selebgram Lampung Alumni Pondok Pesantren

Kenalan dengan Dayen, Selebgram Lampung Alumni Pondok Pesantren

Dayen. | Lampungkece_id

Dayen. | Lampungkece_id

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Namanya Dayen. Ini nama akrab gadis manis bernama Dian Eka Saputri. Sejak kecil ia memang dipanggil demikian.

Terlebih saat menghabiskan masa SMP dan SMA di Pondok Pesantren Al Fatah Mahad Shuffah Hizbullah, Desa Negaratu, Natar, Lampung Selatan.

Dayen memang sejak kecil senang difoto. Ayahnya bahkan membeli kamera khusus karena melihat Dayen kecil senang bergaya. Lantaran itu, dunia fotografi sudah diakrabi gadis kelahiran 10 Agustus 2002 sejak lama.

Titik terbaik perjalanan Dayen aktif dalam dunia pageant dan aktif di media sosial memang dimulai dari keikutsertaan dia pada ajang Putri Hijiab Lampung tahun 2022.

Memang Dayen belum beruntung sampai juara. Ia masuk 20 besar.

“Itu saja sudah alhamdulillah banget,” kata pemilik akun Instagram @dayen1008.

Dari situlah ia diajari banyak hal. Dari perihal kecantikan, catwalk, sampai dengan membuat dan mengunggah konten di media sosial semisal Instagram dan Tiktok. Bahkan, ke Youtube.

Dayen bilang ia diajari banyak hal. Maka itu, kini ia makin aktif membuat unggahan di Instagram miliknya. Video dan foto menjadi yang utama. Kanalnya bisa di postingan alias feed atau sekadar cerita atau stories.

Dapat uang? Dapat dong.

Dayen bilang, ia memang belum punya banderol harga tinggi untuk setiap kali permintaan unggahan di media sosial miliknya dari klien produk dan jasa yang ingin dipromosikan.

Namun, ia mengaku masih belajar sampai dengan sekarang. Apalagi mentornya di Putri Hijab Academy memberikan saran untuk terus belajar. Meski baru, bukan berarti tidak bisa.

“Justru dari sering itulah kita bisa tahu kekurangan kita di mana. Yang penting posting aja terus,” kata dia.

Dayen lumayan kebanjiran order sekarang ini. Jumlah followers-nya di Intagram juga naik pesat. Ia bercerita, sebelum ikutan Putri Hijab Lampung tahun 2022, jumlah followers-nya baru 900-an. Usai mengikuti ajang itu, pengikutnya melonjak sampai dengan 11 ribuan.

“Bisa dibilang setahun ini kenaikan followers sampai 10 ribuan, ya alhamdulillah banget,” kata dia.

Dayen juga mengatakan, kunci untuk bisa sukses menjadi selebgram, muse, atau influencer adalah disiplin dalam mengunggah konten.

Dayen bercerita, ia lebih banyak menerima job dari agensi. Justru, kata dia, lebih enak. Sebab, ada pengarahan perihal konten yang hendak dibuat kemudian diunggah.

Bahkan, kata Dayen, para influencer atau selebgram ini dimasukkan juga ke grup khusus. Dari situ, ada arahan penugasan mereka dalam membuat postingan.

Dayen bisa dibilang sudah menjalani semua sesi dalam dunia model. Produk kecantikan, gaun pernikahan, promosi tempat makan baru, dan lainnya. Sejauh ini, ia sangat menikmati.

Ia juga mengakui kehidupan semasa di pondok ikut menempa mentalnya. Dari situ ia punya kepercayaan diri yang kuat. Bekal agama juga ia miliki dengan baik. Bahkan, dalam lingkup pondok ia pernah diamanahkan menjadi mudabiroh semacam pengurus OSIS di pondok dan menjadi kakak asuh bagi adik-adiknya.

Lantaran banyak kecakapan yang ia miliki sejak di pondok inilah ia bisa kuliah cuma-cuma di Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati. Dayen memasukkan semua sertifikat selama ia peroleh di pondok untuk bisa mendapat fasilitas kuliah gratis di Malahayati.

“Alhamdulillah bisa kuliah sekarang masuk semester III. Aku masih harus mempertahankan IPK bagus setiap semester minimal tiga koma,” kata dia.

Dayen mengatakan, hingga kini ia enjoy dengan kuliah dan pekerjaan sebagai selebgram di media sosial. Meski demikian, ia menilai semua yang ia lakukan dalam konteks belajar. Dengan demikian, ia tidak merasa cepat puas. Dari situlah ia memperbaiki apa yang masih dinilai kurang.

Masukan dari netizen atau warganet juga ia simak dengan baik. Masukan yang positif ia kerjakan untuk peningkatan mutu postingan di media sosial.

Yang jelas, ia tipikal yang disiplin begitu dapat job. Kata Dayen, disiplin ini kunci sukses.

Sebab, ada pengalaman selebgram lain yang telat dalam memposting kemudian sulit mendapatkan job lain. Musababnya, si klien pasti bercerita ke tenant yang lain jangan mencari influencer yang tidak disiplin.

Oke deh, Dayen. Sukses untuk aktivitas di media sosial dan perkuliahannya. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda