Joni Iswandi. | Syifa Fauziah Effendi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Pentas Budaya Kuda Lumping di Festival Nemui Nyimah Pemprov Lampung dinilai bisa menjadi pemersatu dan jati diri bangsa.
Demikian dikatakan Ketua Umum Persatuan Kuda Lumping dan Reog Provinsi Lampung Joni Iswandi kemarin kepada wartalampung.id di sela-sela kesenian kuda lumping di Lapangan Korpri Pemprov Lampung.
Joni berharap pemerintah mendukung kegiatan-kegiatan yang melibatkan kesenian tradisional terutama seni kuda lumping dan reog.
Kesenian kuda lumping yang merupakan kesenian dari suku etnis Jawa masih sangat eksis di Lampung karena banyak etnis Jawa di provinsi ini.
“Kuda lumping ini hiburan merakyat. Semua kalangan menyukainya,” kata dia.
Ia mengatakan, di Provinsi Lampung terdapat ratusan sanggar kuda lumping yang tersebar di 15 kabupaten/kota dan masih eksis.
Joni juga merasa sangat bahagia Pemerintah Provinsi mengundang beberapa sanggar kuda lumping di festival ini.
“Ini dukungan pemerintah bagi pelaku seni untuk menampilkan kesenian jaranan atau kuda lumping,” pungkasnya. [Syifa Fauziah Effendi]

Tinggalkan Komentar Anda