Berita Foto Ruwajurai Bandar Lampung

Festival Nemui Nyimah Pemprov Lampung Dimeriahkan Kesenian Kuda Lumping

Festival Nemui Nyimah Pemprov Lampung Dimeriahkan Kesenian Kuda Lumping

Kesenian kuda lumping di Festival Nemui Nyimah. | Syifa Fauziah Effendi

Kesenian kuda lumping di Festival Nemui Nyimah. | Syifa Fauziah Effendi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Festival Nemui Nyimah yang diadakan di Lapangan Korpri kompleks Kantor Gubernur Lampung di hari ke-4 kemarin dimeriahkan oleh penampilan kuda lumping.

Masyarakat sekitar berbondong-bondong datang ke acara ini. Acara yang berlangsung selama sepuluh hari ini mengusung tema ‘’Siger Land’’, menampilkan atraksi kearifan lokal, urban dan nasional Lampung.

Kesenian kuda lumping yang merupakan kesenian tradisional suku Jawa ditampilkan dalam festival ini.

“Saya bangga kuda lumping ditampilkan di Festival Nemui Nyimah. Ini representasi etnis Jawa yang ada di Lampung,” kata Joni, Ketua Umum Paguyuban Kuda Lumping dan Reog Lampung

Para penari yang menari berasal dari beberapa sanggar kuda Lumping yang ada di Bandar Lampung dan Pesawaran. Mereka menarikan tari Pegon dan Senterewe yang menceritakan pasukan berkuda yang ingin melamar Dewi Songgo Langit.

Pentas Budaya Kuda Lumping ini berlangsung dari pukul 13.00 sampai 17.00 dan disambut antusias masyarakat.

“Sangat bagus penampilan dari penari kuda lumping sambil diiringi musik Jawa yang khas sekali,” ujar Suyono, penonton.

“Saya antusias dengan acara seperti ini. Apalagi kesenian tradisonal seperti ini di Bandar Lampung jarang ditemukan,” tambah Suyono. Pentas Budaya Kuda Lumping di Festival Nemui Nyimah ini berlangsung selama dua hari. Tadi malam dipentaskan pula kesenian reog Ponorogo. [Syifa Fauziah Effendi]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda