Bandar Lampung

Dosen Diwajibkan S3, Rudy Usul Peta Evaluasi dan Beasiswa Studi Lanjut

Dosen Diwajibkan S3, Rudy Usul Peta Evaluasi dan Beasiswa Studi Lanjut

Rudy. | Najwa

Wartalampung.id, Bandar Lampung — Calon rektor Unila nomor urut 4, Rudy, mengusulkan penyusunan peta evaluasi dosen berpendidikan S2 dan penguatan beasiswa studi lanjut, Rabu (28/10/2026).

Usulan itu disampaikan menjawab Marzius Insani, dosen FKIP, yang bercerita berhenti dari studi S3 di Unila yang dimulainya pada 2022 karena kendala ekonomi. Ia meminta keberpihakan bagi dosen dan tendik yang studi lanjut, termasuk regulasi agar UKT mereka lebih rendah.

Rudy menilai S3 bagi dosen sudah menjadi keniscayaan. Menurutnya, RUU Sisdiknas yang baru mensyaratkan dosen berpendidikan S3.

“Dosen S3 itu sudah menjadi keniscayaan nantinya,” kata Rudy.

Menurutnya, Unila “harus punya yang namanya peta evaluasi” bagi dosen yang masih S2.

Karena itu, kata Rudy, Unila perlu memiliki peta evaluasi untuk mengetahui sejauh mana dosen yang masih S2 mampu memperoleh beasiswa. Jika tidak, perlu dipikirkan pendataan untuk beasiswa tersebut.

“Apakah mereka mampu mendapat beasiswa?” tanyanya. Jika tidak, menurutnya perlu dipikirkan pendataan untuk beasiswa tersebut.

Ia mencontohkan beasiswa bagi dosen yang pernah diberikan rektor senior Hasriadi Mat Akin sebagai langkah yang patut diteruskan.

Usulan tersebut disampaikan dalam acara Sosialisasi Bakal Calon Rektor Universitas Lampung Periode 2027–2031 dan Penyampaian Visi, Misi, dan Program Kerja yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Unila, Bandar Lampung, Rabu (28/10/2026). [Najwa Kamila Faradisa]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda