Abdul Hakim (kopiah hitam) di BBPOM Bandar Lampung. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Anggota Komite IV DPD RI asal daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandar Lampung hari ini. Senator Lampung itu diterima Kepala BBPOM Bandar Lampung Sukriadi Darma.
Kepada Abdul Hakim yang intens membantu UMKM, Sukriadi mengatakan pihaknya siap melayani UMKM.
Sukriadi Darma mengatakan, soal perizinan yang ditanyakan Abdul Hakim, pada dasarnya ada dua aspek, yaitu kewenangan BBPOM dan kewenangan pemda.
Adapun izin pangan inudstri rumah tangga (PIRT) adalah kewenangan kabupaten/kota. Produksinya menyatu antara dapur produksi dengan dapur rumah tangga.
Di luar itu, kata Sukriadi, perizinan BBPOM dengan beberapa syarat di antaranya NPWP, NIB, dan PSB (pemeriksaan sarana balai). Soal PSB, kata Sukriadi, semuanya gratis.
“Tidak ada biaya perizinan BBPOM sampai selesai. Tarif tertinggi Rp500 ribu itu untuk PnBP. Semua pembayaran dilakukan secara online via bank,” kata dia.
Untuk pelayanan secara online, tambah Sukriadi, ada ruangan khusus di BBPOM dan juga ada layanan Call Me Back.
Sukriadi menambahkan, yang mahal itu pengujian produk dan itu dilakukan di luar, bukan di BBPOM.
Termasuk pemenuhan persyaratan yang terkadang belum terpenuhi sehingga menjadi lama.
“Karena ini sistem, kami tidak bisa memberikan keringanan. Asal syarat dipenuhi, prosesnya cepat,” kata dia.
Sukriadi juga menjelaskan, laboratorium pihaknya ada Balai Riset dan Standardisasi Industri (Baristand).
“Ini yang terakreditasi. Pemeliharaan laboratorium di sini cukup mahal dan sumber daya manusianya sangat terlatih,” tambah Sukriadi.
Ia menambahkan, BBPOM Bandar Lampung juga sedang melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pemda, Dinas Pendidikan, dan Kementerian Agama.
“Salah satunya pekan ini kami berkoordinasi tentang jajanan anak sekolah termasuk dengan guru,” ujarnya.
Untuk semua pelaku UMKM yang membutuhkan pelayanan perizinan, kata dia, BBPOM siap melayani di ruang pelayanan publik.
Ia mengatakan, dengan adanya PIRT itu, akan memudahkan masyarakat.
“Kami akan mendampingi UMKM naik kelas,” kata dia. []
