Berita Foto Advertorial

Dekan Fakultas Ilmu Budaya UGM Kunjungi PTS Terbaik ASEAN Universitas Teknokrat Indonesia, Telisik Kisah Sukses Teknokrat dari Lembaga Kursus Sampai Perguruan Tinggi

Dekan Fakultas Ilmu Budaya UGM Kunjungi PTS Terbaik ASEAN Universitas Teknokrat Indonesia, Telisik Kisah Sukses Teknokrat dari Lembaga Kursus Sampai Perguruan Tinggi

Kunjungan Dekan FIB UGM ke Universitas Teknokrat Indonesia. | Dokumentasi

Kunjungan Dekan FIB UGM ke Universitas Teknokrat Indonesia. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Dekan Fakultas Ilmu Budaya UGM Dr Setiadi M.Si bersama beberapa dosen hari ini berkunjung ke Universitas Teknokrat Indonesia.

Ia didampingi beberapa dosen antara lain Dr Aprillia Firmanosari M.Hum DEA, Dr Merry Andriani SS MLCS, dan Afifah Arum Candra Hayuningsih SS MA.

Rombongan UGM ini diterima langsung Rektor Dr HM Nasrullah Yusuf SE MBA, Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM, dan beberapa dekan serta wakil dekan dan beberapa dosen.

Nasrullah mengatakan, Teknokrat sudah meneken kerja sama dengan FIB UGM sejak 2020. Kunjungan ini adalah bagian dari penguatan kerja sama itu. Ke depan, kata Nasrullah, kedua pihak akan melakukan penguatan pada riset bersama.

Dengan begitu, ada peningkatan kualitas riset yang kemudian berguna untuk masyarakat. Nasrullah juga menjelaskan, ke depan pihaknya juga akan menyekolahkan para dosen ke UGM baik untuk magister maupun ke program doktoral.

Nasrullah menjelaskan, kerja sama ini saling menguntungkan kedua pihak. Ia juga mendorong para dosen untuk melanjutkan studi doktoral ke kampus-kampus ternama di Indonesia, salah satunya UGM.

Nasrullah juga menceritakan kisah Teknokrat yang bermula dari lembaga kursus di rumah pribadinya sampai menjadi perguruan tinggi. Nasrullah berkata, butuh perjuangan yang kuat untuk sampai pada titik ini.

Dengan kerja yang serius dan didukung anak muda para dosen, Teknokrat bisa maju sampai dengan sekarang. Bahkan menjadi PTS terbaik di ASEAN. Ini, kata Nasrullah, membuktikan bahwa kampus swasta di luar Jawa pun mampu berprestasi dan maju.

Kuncinya, pada pengelolaan yang profesional dan punya niat kuat untuk berkontribusi terhadap pendidikan anak bangsa.

Di sisi lain, Setiadi mengatakan, ia berterima kasih sekali atas pelayanan yang superprima dari Teknokrat kepada pihaknya. Ia tidak menyangka diberikan penyambutan yang luar biasa.

Ia juga kagum dengan performa Teknokrat yang notabene kampus swasta tapi punya prestasi dengan skala global. Termasuk menjadi salah satu PTS terbaik di ASEAN.

Setiadi bilang, tak banyak penyambutan, pelayanan, dan juga mutu akademik yang sangat bagus seperti Teknokrat.

Ia terkesan dengan penyambutan dan sederet kegiatan lain.

“Termasuk hari ini diminta menanam pohon durian di taman Teknokrat. Ini sesuatu yang spesial dan berbasis pada lingkungan hijau,” ujarnya.

Setiadi mengatakan, ke depan juga pengabdian kepada masyarakat bisa dilakukan secara kolaboratif. Tempatnya bisa di Lampung maupun di Yogyakarta.

Setiadi ingin, kerja sama dua pihak ini makin meningkat ke depannya. Ia mengatakan, sejauh ini banyak dosen Teknokrat yang sudah lulus dan masih kuliah magister dan doktoral di Fakultas Ilmu Budaya UGM.

Rektor menambahkan, sejauh ini beberapa dosen sedang kuliah doktoral di UGM. Beberapa dosen Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan yang sedang doktoral antara lain E Ngestirosa EWK, S.Pd SS MA, Laila Ulsi Qodri Ani, SS MA, dan M Yuseano Kardiansyah, SS MA.

Dosen Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer yang sedang doktoral di UGM antara lain Amarudin S.Kom, M.Eng, Rohmat Indra Bosman S.Kom M.Kom, Sampurna Dadi Riskiono, S.Kom, M.Eng, Rio AM Putra, ST, MT, dan Arief Budiman S.Kom, M.Cs.

Sedangkan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang sedang doktoral adalah Dhiona Ayu Nani, SE, M.Sc. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda