Berita Foto Ruwajurai Bandar Lampung

Cewek 19 Tahun Warga Yos Sudarso Telukbetung Aktor Penipuan Kedok Arisan Investasi Omzet Miliaran, Ini Pengakuan Korban

Cewek 19 Tahun Warga Yos Sudarso Telukbetung Aktor Penipuan Kedok Arisan Investasi Omzet Miliaran, Ini Pengakuan Korban

Promosi gift arisan investasi. | Dokumentasi

Arisan investasi. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Sakit kepala Velen Nagita. Duitnya Rp50 juta nyangklak enggak bisa diambil.

Ia tergiur tawaran ikutan arisan investasi dengan keuntungan yang menggiurkan.
Total Rp50 juta sudah ia tanam di “bisnis” itu.

Yang menawarkan juga bukan orang asing. Ia kenal. Dengan orangtua pelaku juga kenal.

Seorang remaja 19 tahun asal Telukbetung yang menjadi aktornya. Tak Velen sendirian. Ada banyak juga yang ikutan.

Baca: Ramaja 19 Tahun Warga Telukbetung Tipu Orang Modus Investasi Arisan Rp1 Miliar Lebih, Velen Nagita Rugi Rp50 Juta.

Di grup WhatsApp yang sengaja dibentuk, ada 128 orang yang tercatat.

Promosi gift arisan investasi. | Dokumentasi

Velen memperkirakan, duit yang berhasil ditilap pelaku yang masih belia itu sampai kisaran Rp1 miliar. Edeg aguj ay (baca balik).

Tak heran banyak yang tergiur. Soalnya si pelaku mengiming-imingi keuntungan fantastis.

Bahkan, dalam minimal tertentu dapat kembalian atas cash back besar dan emas alias logam mulia.

Rekap transfer korban. | Dokumentasi

Velen bercerita, duit yang ia tanam tidak langsung Rp50 juta, tapi bertahap. Namun, di sesi akhir ia mengirim via transfer, jumlahnya selalu bertambah dan lumayan besar.

Total Rp50 juta itulah yang ia taruh di arisan investasi. Si pelaku berdalih, uang yang ditanam ia putar untuk usaha.

“Tapi aku enggak tanya usahanya apa. Yang penting pas harinya aku dapat,” kata model Lampung itu.

Rekap transfer korban. | Dokumentasi

Velen bilang, ia masih menyimpan bukti transfer ke rekening yang bersangkutan. Ia masih menunggu niat baik keluarga pelaku.

“Aku kenal baik. Papanya juga kenal baik. Mamanya juga. Tapi setelah pembayaran kami enggak jelas kapan ini, dia sembunyi. Kayaknya orangtuanya yang nyumputin anak itu,” kata Velen.

Velen kesulitan menghubungi remaja 19 tahun itu. Karena susah mengakses, Velen mengontak orangtua pelaku.

Ia bahkan sudah mengirim surat perjanjian agar orangtua mau menjadi penjamin utang anaknya.

“Belum diteken sampai dengan sekarang,” kata Velen hari ini kepada wartalampung.id via percakapan WhatsApp.

Ia menuturkan, banyak yang ikutan arisan investasi itu yang belum mendapatkan imbal apa-apa. Kata Velen, ada yang ikutan arisan dengan menaruh duit Rp7 juta tapi sama sekali belum mendapat imbal.

“Si pelaku mau cicil Rp5 juta, itu pun mau gadai motor. Ya yang ikut enggak maulah. Pengennya penuh diganti Rp7 juta,” ujarnya.

Velen masih berharap pelaku mengembalikan duitnya Rp50 juta itu. Segala usaha sudah ia lakukan.

Namun, sampai dengan sekarang masih buntu. Orangtua pelaku belum ada langkah konkret untuk mau mengganti duit yang ia taruh di arisan investasi itu.

Velen juga mewanti-wanti pembaca wartalampung.id untuk tidak tergiur jika ada tawaran serupa.

Kata Velen, konsepnya simpel. Duit yang ditaruh bisa diambil setelah 10 hari. Dan ada keuntungan dari situ.

Contoh, jika kita menempatkan duit Rp200 ribu, setelah 10 hari kita bisa mendapat Rp350 ribu. Jika kita menempatkan dana sampai Rp15 juta, pelaku akan memberikan emas. (Silakan menyimak tangkapan layar). []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda