Ilustrasi. | Wartalampung.id

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Buat pembaca wartalampung.id, hati-hati jika ada yang menawari sebuah investasi dengan keuntungan menggiurkan. Salah-salah bukan untung didapat, malah buntung.
Ini terjadi pada Velen Nagita, warga Bandar Lampung. Ia mengaku tertipu Rp50 juta. Padahal si pelaku ia kenal dengan baik. Termasuk orangtuanya.
Velen meminta pelaku yang tinggal di Telukbetung mau menyelesaikan masalah ini dengan baik-baik.
Velen mengatakan, ia sudah sering mengontak orangtua pelaku. Namun, sampai sekarang belum ada kejelasan. Ada indikasi, orangtua pelaku menyembunyikan anaknya.
“Kami minta selesai dengan baik-baik. Saya sudah berusaha menghubungi dengan baik. Setahu saya ada korban lain yang sudah melapor ke polisi,” ujar Velen kepada wartalampung.id hari ini via percakapan WhatsApp.
Velen juga sudah membuat surat untuk ditandatangani orangtua pelaku. Ia ingin orangnya mau membayar duit yang sudah ia investasikan itu. Velen ingin duitnya dikembalikan utuh.
“Surat udah aku titip ke orangtuanya. Tapi belum juga diteken. Aku nunggu aja,” kata dia.
Velen bilang, selain dirinya, banyak juga orang lain yang tertipu. Tidak hanya warga di Bandar Lampung, tapi juga korban di kota lain di luar Bandar Lampung.
Velen bilang, pelaku ini berusia 19 tahun dan tinggal di Telukbetung.
Velen bilang, kepada korban, pelaku mengiming-imingi investasi Rp200 ribu selama 10 hari dan mendapatkan Rp350 ribu. Jika investasi sampai Rp15 juta, pelaku akan memberikan emas.

Velen mengaku percaya karena beberapa orang memang pernah dapat imbalan seperti itu. Maka itu, ia percaya.
Velen pernah menanyakan kepada pelaku uangnya dipakai untuk apa. Kata Velen, si pelaku bilang uangnya diputar untuk usaha.
Velen mengatakan, mereka yang ikutan investasi itu ada seratusan orang dengan duit yang sudah masuk lebih dari Rp1 miliar.
Mereka dibuatkan grup tersendiri. Velen bilang ia pada saat saat terakhir itu menginvestasikan banyak uang sampai mencapai Rp50 juta.
“Enggak langsung segitu sih. Bertahap. Tapi totalnya aku aja Rp50 juta. Ada juga yang barusan ikutan dan belum dapat imbal apa-apa,” pungkasnya. []
