Opini

Belajar dari Kemandirian Iran

Belajar dari Kemandirian Iran

Abdul Hakim

Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu berdiri di atas kekuatan dirinya sendiri. Dalam dinamika geopolitik dunia yang semakin tidak pasti, kita menyaksikan bagaimana sejumlah negara mampu bertahan menghadapi tekanan eksternal karena memiliki fondasi kemandirian yang kuat di bidang ekonomi, teknologi, pangan, energi, pendidikan, dan pertahanan.

Pengalaman Iran memberikan pelajaran penting bahwa kemandirian nasional tidak dibangun dalam semalam. Kemandirian lahir dari visi jangka panjang, keberanian mengambil keputusan strategis, investasi pada sumber daya manusia, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta komitmen untuk memperkuat kapasitas dalam negeri.

Indonesia tidak harus menjadi Iran. Indonesia memiliki sejarah, karakter, budaya, dan posisi geopolitik yang berbeda. Namun Indonesia dapat mengambil hikmah bahwa ketahanan bangsa hanya dapat diwujudkan apabila kita mampu mengurangi ketergantungan dan memperkuat kemampuan nasional di berbagai sektor strategis.

Karena itu, kami menyerukan kepada seluruh pimpinan negara untuk menjadikan agenda kemandirian bangsa sebagai prioritas utama pembangunan nasional, melalui:

  1. Penguatan ketahanan pangan berbasis potensi daerah.
  2. Percepatan kemandirian energi nasional.
  3. Penguatan pendidikan, riset, dan inovasi.
  4. Revitalisasi industri strategis nasional.
  5. Pembangunan ekosistem teknologi yang berdaya saing.
  6. Penguatan pertahanan dan keamanan nasional.
  7. Pemberdayaan ekonomi rakyat dan pengembangan UMKM.
  8. Pengelolaan sumber daya alam yang berorientasi pada kepentingan nasional.

Saat pintu-pintu dunia masih terbuka, saat peluang masih tersedia, inilah waktu yang tepat untuk memperkuat fondasi bangsa. Jangan menunggu krisis memaksa kita melakukan apa yang seharusnya dipersiapkan sejak sekarang.

Kemandirian bukanlah pilihan sesaat, melainkan jalan panjang menuju kedaulatan dan kemuliaan bangsa.

Semoga Allah swt membimbing para pemimpin negeri ini dalam mengambil keputusan yang terbaik bagi rakyat, bangsa, dan negara. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda