Bandar Lampung

Amaka Diana Ojukwu Juara Duta Teknokrat 2026: Bicara Pengalaman Selama Proses dan Manfaat yang Dirasakan

Amaka Diana Ojukwu Juara Duta Teknokrat 2026: Bicara Pengalaman Selama Proses dan Manfaat yang Dirasakan

Amaka Diana Ojukwu

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Juara 1 Duta Teknokrat tahun ini jatuh kepada dara cantik bernama Amaka Diana Ojukwu @ana.s_archive.

. Diana, sapaan akrabnya, mengutarakan beberapa hal kepada wartalampung.id perihal itu.

Ketertarikan mahasiswi kelahiran Bandar Lampung pada 26 Desember 2006 itu awalnya sudah ada sejak September tahun lalu. Minat Diana semakin besar ketika Duta Teknokrat 2025, Zafira Mutiara Pelangi dan Syakira, menghampiri dirinya saat Ormawa Expo tahun lalu.

Keduanya kemudian mengajak Diana untuk mengikuti pemilihan Duta Teknokrat.

Diana bilang, hal yang pertama kali menarik perhatiannya bukan hanya gelar yang mereka miliki, melainkan juga kepribadian mereka.

Kata Diana, Zafira dan Syakira sangat ramah, terbuka, dan memiliki energi positif yang membuat ia merasa tertarik untuk menjadi bagian dari lingkungan tersebut.

”Interaksi sederhana itu ternyata meninggalkan kesan yang cukup mendalam bagi saya, hingga akhirnya saya memutuskan untuk mencoba dan merasakan sendiri perjalanan tersebut,” kata dia kepada wartalampung.id lewat pesan WhatsApp hari ini.

Diana berujar, proses pemilihan Duta Teknokrat 2026 telah memberikan begitu banyak pelajaran. Bukan hanya mengenai tanggung jawab sebagai seorang representatif, melainkan juga tentang mengenal diri sendiri secara lebih mendalam.

Salah satu pelajaran terbesar yang ia dapatkan adalah bagaimana menerima kritik secara konstruktif.

Diana mulai memahami bahwa menyadari kekurangan diri bukanlah sebuah kelemahan, melainkan kesempatan untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik.

”Saya juga belajar untuk menjadi lebih disiplin, percaya diri, serta memiliki keyakinan yang lebih kuat terhadap kemampuan diri sendiri.”

Sepanjang proses, Diana menyadari pentingnya mempercayai potensi yang kita miliki tanpa menutup diri terhadap pembelajaran dari orang lain.

Pengalaman berproses bersama rekan-rekan finalis juga menjadi hal yang sangat berharga.

”Saya belajar mengenai pentingnya kerja sama, saling mendukung, serta menghargai kelebihan yang dimiliki setiap individu.”

Secara keseluruhan, perjalanan ini telah mendorong Diana untuk keluar dari zona nyaman dan berkembang dengan cara-cara yang sebelumnya tidak pernah saya bayangkan.

Bagi Diana, manfaat terbesar dari mengikuti Duta Teknokrat adalah pengalaman dan proses pengembangan diri yang ia peroleh selama perjalanan ini.

Menurut dia, ada banyak pelajaran yang tidak bisa begitu saja didapatkan melalui buku atau pembelajaran di dalam kelas.

Melalui pengalaman ini, ia berkesempatan bertemu dengan orang-orang yang mungkin tidak akan pernah ditemui jika tidak bergabung, membangun pertemanan dan koneksi baru yang bermakna, serta mengenal diri sendiri dan cara berinteraksi dengan orang lain secara lebih baik.

Salah satu pelajaran yang paling berharga adalah belajar menerima kritik. Ia percaya bahwa banyak orang secara alami cenderung bersikap defensif ketika kualitas pribadi, karakter, atau kemampuan mereka dipertanyakan, karena hal-hal tersebut merupakan bagian yang sangat melekat pada identitas seseorang.

Namun, ia belajar bahwa kritik yang disampaikan secara konstruktif seharusnya tidak dianggap sebagai serangan pribadi.

Sebaliknya, kritik dapat menjadi bahan refleksi dan kesempatan untuk memperbaiki diri.

”Saya juga belajar membangun mentalitas yang lebih kuat, sehingga mampu tetap tenang, beradaptasi, dan bertahan ketika menghadapi berbagai tantangan.”

Selain itu, menyeimbangkan tanggung jawab sebagai Duta Teknokrat dengan keterlibatan dalam berbagai organisasi kampus telah meningkatkan kemampuan dirinya dalam mengatur waktu, melakukan beberapa hal sekaligus, serta menjalankan tanggung jawab dengan lebih baik.

”Pada akhirnya, Duta Teknokrat mengajarkan saya bahwa perkembangan diri tidak selalu terjadi ketika kita berada dalam situasi yang nyaman.”

Terkadang, tutup Diana, justru melalui tantangan, koreksi, dan situasi yang menuntut kita untuk berkembang, kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda