Politik

Abdul Hakim Paparkan Pokok-Pokok Haluan Negara: Dari Landasan Peradaban sampai Prinsip Emas

Abdul Hakim Paparkan Pokok-Pokok Haluan Negara: Dari Landasan Peradaban sampai Prinsip Emas

Senator Lampung Abdul Hakim

Wartalampung.id, Jakarta – Anggota DPD RI asal Lampung Abdul Hakim memaparkan pokok-pokok haluan negara. Ia meyakini, landasan ideologis dari pokok-pokok ini adalah ”Ketuhanan Yang Maha Esa” sebagai sumber nilai manusia sebagai khalifah di bumi.

Hakim bilang, negara bukan tujuan akhir, melainkan alat mewujudkan kemaslahatan,. Negara tidak netral nilai, tapi bernilai luhur.

Hakim melihat, landasan konstitusional adalah kedaulatan di tangan rakyat dan kekuasaan dibatasi hukum. Ujar Hakim, negara menjamin keadilan sosial dengan konstitusi sebagai akad bersama antargenerasi.

Landasan Peradaban

Hakim mengatakan, ilmu pengetahuan sebagai kekuatan, akhlak sebagai pengendali, dan keadilan sebagai tujuan.

Adapun tujuan utama strategis negara 50–100 tahun adalah mewujudkan bangsa yang beriman, berilmu, berdaulat, adil, dan berdaya saing peradaban.

Untuk tujuan antara, Hakim menilai adalah kemandirian ilmu dan teknologi; keadilan ekonomi dan hukum; ketahanan keluarga dan moral publik; serta kepemimpinan nasional berkarakter negarawan.

Prinsip Haluan Negara

Hakim mengatakan, dalam prinsip ini, tauhid sebagai cara pandang hidup (world view), ilmu sebagai sumber kekuatan, keadilan sebagai orientasi, kedaulatan sebagai keharusan keberlanjutan lintas generasi,

”Semua kebijakan wajib tunduk pada prinsip ini,” ujarnya.

Pokok-Pokok Haluan Negara

Hakim mengemukakan 7 arah strategis:

  1. Haluan Ideologi dan Karakter Bangsa

Negara menanamkan Ketuhanan yang hidup (bukan simbol); akhlak publik dan etika sosial, semangat pengabdian dan amanah;  karakter bangsa sama dengan benteng peradaban.

  1. Haluan Pendidikan & SDM

Arah kebijakan adalah pendidikan membentuk akal, karakter, dan kepemimpinan. Kemudian integrasi iman–ilmu–teknologi. Negara, kata Hakim, mencetak pemimpin masa depan, bukan sekadar pekerja

”Pendidikan adalah jantung negara,” kata dia.

  1. Haluan Ilmu, Riset, dan Teknologi

Fokus strategis: Sains dasar; teknologi digital & AI; energi & pangan; kesehatan & bioteknologi.

”Tanpa kedaulatan teknologi , posisi negara akan selau bergantung pada bangsa lain.”

  1. Haluan Ekonomi Berkeadilan

Hakim mengemukakan, ekonomi produktif, bukan rente; SDA dikelola untuk kemakmuran rakyat; UMKM & industri nasional diperkuat; ksenjangan dikendalikan negara.

”Pasar diatur, bukan mengatur negara.”

  1. Haluan Hukum & Keadilan

Arah utama: Hukum berkeadilan substantif, tegas pada kejahatan besar, melindungi yang lemah.

”Hukum tanpa keadilan sama dengan formalitas.”

  1. Haluan Politik & Kepemimpinan

Politik sebagai alat pelayanan, rekrutmen pemimpin berbasis integritas & kapasitas, etika kekuasaan ditegakkan.

”Negara rusak bukan karena sistem, melainkan pemimpin tanpa visi.”

  1. Haluan Pertahanan,

Budaya & peradaban global; pertahanan menyeluruh (fisik & nonfisik); budaya sebagai soft power, aktif membentuk tatanan dunia adil.

”Negara tidak hanya bertahan, tapi memberi arah dunia.”

Hakim juga mengusulkan kelembagaan penjaga haluan negara

Haluan tidak boleh berganti tiap rezim. Diperlukan lembaga penjaga arah jangka panjang; dokumen haluan negara yang mengikat, dan evaluasi periodik lintas generasi.

”Presiden dan DPR melaksanakan, bukan mengganti arah,” kata Hakim

Rumus Ringkas PHN

Tauhid → Ilmu → Teknologi → Keadilan → Kedaulatan → Keberlanjutan

Jika satu hilang, negara kehilangan arah; pembangunan kehilangan jiwa; kekuasaan kehilangan legitimasi.

Prinsip Emas

”Negara besar bukan yang paling kaya, tapi yang paling bermakna bagi manusia dan sejarah.” []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda