Abdul Hakim. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Wakil Ketua Komite IV DPD RI Abdul Hakim meminta BSI makin meningkatkan pengamanan atas data dan dana nasabah. Ini sebagai bentuk menjaga kepercayaan konsumen.
Hal ini dikemukakan Hakim terkait isu kebocoran data nasabah BSI yang menyebabkan transaksi di bank ini tidak berjalan lancar dalam beberapa hari yang lalu.
Hakim meminta BSI meningkatkan pengamanan sistemnya demi menjaga data dan dana nasabah. Hakim tidak ingin BSI lemah dalam pengamanan data dan dana nasabahnya.
Ia juga meminta BSI berkoordinasi dengan entitas keuangan terkait untuk menyelesaikan persoalan ini. Hakim berharap dengan kejadian ini BSI makin tangguh dalam menjaga data dan dana nasabahnya.
Sementara itu, pihak BSI sendiri mengklaim, gangguan sistem BSI yang terjadi sejak Senin, 8/5/2023, kini telah diatasi secara bertahap.
Kendala sudah selesai dipulihkan dan nasabah dapat kembali melakukan transaksi keuangan dan pembayaran yang dibutuhkan.
Sejumlah langkah keamanan juga dilakukan BSI untuk mengatasi gangguan yang muncul serta mencegah kejadian serupa terulang.
BSI juga melakukan asesmen terhadap serangan, melakukan pemulihan, audit, dan mitigasi agar gangguan serupa tidak terulang.
Manajemen BSI juga mengingatkan kepada seluruh nasabah untuk tidak memberikan PIN, OTP maupun password kepada siapa pun termasuk pegawai BSI.
Adapun bagi nasabah yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut dapat menghubungi Bank Syariah Indonesia Call 14040. []
