Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Teknokrat Indonesia mengadakan Sekolah Binaan di SMK Pelita Pesawaran. | Dokumentasi,

Wartalampung.id, Pesawaran – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Teknokrat Indonesia mengadakan Sekolah Binaan di SMK Pelita Pesawaran, Kamis, 24 Maret 2021 yang lalu. Kegiatan diikuti guru pembina ekstrakurikuler dan siswa/siswi kelas 12.
Kegiatan ini diterima dan dihadiri oleh Anurropiq, MM (Kepala SMK Pelita Pesawaran), H. Agus S.PdI (Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas), dan Megi (guru Pembina OSIS).
Adapun anggota dan materi Pelatihan yang diberikan pada kunjungan pertama ini yaitu M.Najib, MT (pentingnya menjadi pelajar yang berprestasi dan aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah), Imam Mahfud, M.Pd (pelatihan pembinaan dalam menjaga kebugaran jasmani), Adis Sandika (mahasiswa Pendidikan Olahraga memberikan materi praktik latihan kebugaran fisik secara langsung dan melalui aplikasi), M. Yusuf Ridho,A.Md (sharing prestasi dan kegiatan mahasiswa), Anton Mahendra (20311073, Sistem Informasi), Arif Rahman (20311080, Sistem Informasi), Esky Fikoh (20311088, Sistem Informasi), dan Vika Felika (20311099, Sistem Informasi).
Wakil Rektor I Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad SE MM mengatakan, pelatihan dan pembinaan semacam ini penting dilakukan. Sehingga siswa bisa menyeimbangkan antara keilmuan dan fisik yang prima.
Terlebih selama masa pandem covid-19 ini dibutuhkan fisik yang prima untuk mencegah segala macam penyakit. Kegiatan pembelajaran juga harus diimbangi dengan olahraga yang teratur.
Apa yang disampaaikan dosen dan mahasiswa Teknokrat akan mendorong siswa bisa berkegiatan dengan baik. Sebab, akan diseimbangkan antara pembelajaran yang mengandalkan intelegensia dengan kebugaran fisik.
Selain itu, siswa juga didorong untuk berprestasi secara akademik dan nonakademik. Untuk itu, para siswa diminta juga aktif dalam berkegiatan ekstrakurikuler.
Dengan begitu, siswa akan terampil berorganisasi, mengelola kegiatan, dan belajar pendewasaan untuk memahami karakter tiap orang di organisasi. Kegiatan ekstrakurikuler akan berguna untuk membuat wawasan siswa semakin berkembang. Mereka akan terbiasa untuk berpikir kreatif dalam menjalankan program di organisasi tempat mereka bernaung. [Sugiono]
