Jesica Florensia
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lampung (Unila).
Jesica Florensia, mahasiswa angkatan 2023, berhasil meraih juara 1 dalam cabang lomba Solo Vokal pada ajang Bon Courage 19! yang diselenggarakan oleh Program Studi Bahasa dan Sastra Prancis, Universitas Brawijaya.
Kompetisi tingkat nasional ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan bakat dan kreativitas sekaligus memperkenalkan bahasa serta budaya Prancis melalui seni musik.
Keberhasilan Jesica meraih juara pertama menjadi pencapaian tersendiri, sekaligus peningkatan prestasi dibandingkan tahun sebelumnya. Pada ajang yang sama, ia berhasil meraih juara 2.
Jesica mengungkapkan bahwa informasi mengenai perlombaan Bon Courage 19! pertama kali diperolehnya melalui akun Instagram resmi penyelenggara.
Pengalaman mengikuti kompetisi tersebut pada tahun sebelumnya menjadi salah satu alasan yang mendorongnya untuk kembali berpartisipasi.
“Awalnya, saya mengetahui Bon Courage dari Instagram resminya. Kebetulan saya masih mengikuti akun tersebut karena tahun lalu pernah ikut dan berhasil meraih juara 2,” ungkap Jesica.
Berbekal pengalaman sebelumnya, Jesica kembali mengikuti kompetisi tahun ini dengan target meraih posisi pertama.
Dalam perlombaan tersebut, ia membawakan lagu wajib dan lagu pilihan berjudul La Vie en Rose.
Ia memilih lagu tersebut karena dinilai lebih mudah dikuasai dibandingkan lagu-lagu pilihan lainnya, terlebih waktu persiapan yang tersedia cukup terbatas.
“Persiapannya sebenarnya cukup singkat. Saya memilih La Vie en Rose karena menurut saya lagu tersebut paling mudah dikuasai dibandingkan pilihan lagu lainnya. Tahun ini, waktu pengumpulan karya hanya sekitar empat hari, sehingga tidak memungkinkan untuk menghafalkan lagu yang lain,” jelasnya.
Dalam mempersiapkan penampilannya, Jesica melakukan latihan secara mandiri dengan berfokus pada penguasaan lagu dan pelafalan bahasa Prancis (pronunciation).
Latihan dilakukan secara santai, tetapi tetap memperhatikan ketepatan pengucapan agar lagu dapat dibawakan dengan baik. Ia bahkan memanfaatkan waktu menjelang batas akhir pengumpulan karya untuk mematangkan penampilannya.
Menurut Jesica, tantangan terbesar dalam mengikuti perlombaan kali ini terletak pada pemilihan lagu. Keterbatasan waktu membuatnya harus mempertimbangkan lagu yang dapat dikuasai dengan baik tanpa mengurangi kualitas penampilan.
Saat mengetahui dirinya berhasil meraih juara 1, Jesica mengaku sangat bersyukur dan bahagia.
Pencapaian tersebut terasa semakin berarti karena pada tahun sebelumnya ia berada di posisi kedua. Hasil yang diraih tahun ini pun berhasil mewujudkan target yang telah ia tetapkan sejak awal.
Di balik pencapaian tersebut, Jesica menyampaikan bahwa doa dan restu orang tua menjadi salah satu faktor utama yang menguatkannya.
Selain itu, dukungan dari dosen dan teman-teman juga memiliki peran penting selama proses persiapan, khususnya dalam membantu proses pembuatan video untuk kebutuhan perlombaan.
“Menurut saya, faktor utamanya adalah doa saya dan doa orang tua, terutama orang tua saya. Selain itu, dukungan dari dosen dan teman-teman juga sangat berarti. Mereka sangat mendukung dan membantu, terutama teman-teman yang turut membantu dalam proses pembuatan video,” ungkapnya.
Prestasi yang diraih Jesica Florensia ini tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga turut membawa nama baik Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis dan Universitas Lampung di tingkat nasional.
Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi, berani berkompetisi, serta mengukir prestasi melalui bidang akademik maupun nonakademik.
Félicitations, Jesica Florensia! [Putu Suati Kartika Dewi]

Tinggalkan Komentar Anda