Nusantara

Keren Abis! Bukti Kampus Penuh Inovasi! 21 Produk Unggulan Universitas Teknokrat Indonesia Tembus KSTI 2026 di ITS

Keren Abis! Bukti Kampus Penuh Inovasi! 21 Produk Unggulan Universitas Teknokrat Indonesia Tembus KSTI 2026 di ITS

Produk inovasi Teknokrat. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung — Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) kembali membuktikan diri sebagai kampus yang tak pernah berhenti berinovasi. Sebanyak 21 produk inovasi karya dosen dan mahasiswa UTI dinyatakan lolos kurasi Pameran Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 yang akan digelar pada 10–13 November 2026 di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya.

Jumlah tersebut bukan angka kecil. Di tengah ketatnya proses seleksi yang diikuti perguruan tinggi dari seluruh Indonesia, kampus swasta asal Lampung ini berhasil meloloskan 21 karya sekaligus, mulai dari aplikasi berbasis kecerdasan artifisial (AI), metaverse edukasi dan pariwisata, sistem informasi geografis, teknologi peternakan cerdas, hingga kendaraan dan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan.

Capaian ini menegaskan satu hal: budaya riset dan inovasi di UTI tumbuh merata, tidak hanya di satu program studi, tetapi lintas bidang keilmuan. Inventor yang terlibat berasal dari beragam latar belakang, mulai dari ilmu komputer, sistem informasi, teknik elektro, hingga bidang pendidikan dan bahasa.

Panggung Pertemuan Inventor, Inovator, dan Investor

KSTI merupakan forum nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto dan diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Untuk tahun 2026, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek, Fauzan Adziman, menjelaskan bahwa poros KSTI bertumpu pada penguatan interaksi tiga kelompok kunci, yaitu inventor, inovator, dan investor. Rangkaian acara di ITS pun dirancang untuk mempertemukan periset dengan mitra pendanaan strategis.

Berdasarkan laman resmi KSTI 2026, agenda di Gedung Rektorat ITS mencakup pameran dan demo produk, Indonesia Innovative Product, sesi pleno dengan pembicara kunci dan peraih Nobel, peluncuran produk, CEO Forum, diskusi transfer teknologi, business matching dan klinik bisnis, hackathon dan demo day, penandatanganan perjanjian kerja sama, hingga innovation tour.

Seluruh agenda diarahkan pada hilirisasi dan industrialisasi hasil riset sejalan dengan Asta Cita dan delapan bidang penelitian prioritas nasional.

Pameran di Surabaya ini menjadi puncak rangkaian KSTI 2026, setelah sebelumnya Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 dibuka langsung oleh Presiden Prabowo di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 26 Juni 2026 dengan tema “Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia”.

Lolos Kurasi yang Ketat
Untuk dapat tampil di pameran KSTI 2026, setiap produk harus melalui proses kurasi oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan. Produk yang diusulkan diharapkan memiliki Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT) tinggi, dikerjasamakan dengan mitra industri, serta siap memperoleh investasi atau dikomersialisasikan. Produk yang dinilai layak berpeluang tampil di pameran dan dinominasikan untuk memperoleh penghargaan.

Dengan standar tersebut, lolosnya 21 produk UTI menjadi bukti bahwa karya-karya inovasi kampus ini bukan sekadar prototipe di laboratorium, melainkan solusi yang siap diterapkan dan dikembangkan bersama industri.

Daftar 21 Produk Inovasi UTI di KSTI 2026

Berikut daftar lengkap produk inovasi Universitas Teknokrat Indonesia yang lolos kurasi Pameran KSTI 2026 beserta inventor dan inovatornya:
No Produk Inovasi Inventor/Inovator
1 AI Instruktur Berbasis Roblox Yuri Rahmanto
2 Agrobot Feed Dedi Darwis
3 Alat Kompster Cerdas V2 Dedi Darwis
4 BeachFinder: Smart Tourism Analytics Berbasis Data Geospasial untuk Rekomendasi Wisata Pantai Berkelanjutan Nirwana Hendrastuty, Damayanti, dkk.
5 CekInfo: Ruang Cek Informasi Berbasis AI Ridwan Mahenra, Krisna Taufik, dkk.
6 Desa Kita AI Ridwan Mahenra, Heni Sulistiani, dkk.
7 Digital Smart Collar dan RFID Monitoring Pertumbuhan Sapi Dedi Darwis
8 Edufarm Berbasis Roblox Yuri Rahmanto
9 Metatourism Way Kambas: Eksplorasi Wisata Virtual Berbasis Roblox Qadhli Jafar Adrian, Yuri Rahmanto, dkk.
10 Metode Produksi Video Musikalisasi Puisi Beraksara Pegon Berbasis AI Generatif dengan Kendali Manusia Faruk Ulum
11 Mobil Listrik Tenaga Surya Elka Pranita
12 MutunTrip Auliya Rahman Isnain dan tim
13 PLTB Archimedes 3 Sudu Elka Pranita
14 Pohon Energi Hibrida Surya–Angin dengan Lampu Peringatan Kuning Elka Pranita
15 Robot Mobil Pemotong Rumput Bertenaga Surya dengan Kontrol Smartphone Elka Pranita
16 SIG-PELAS: Sistem Informasi Geografis Pelaporan Sungai Kota Bandar Lampung Erliyan Redy Susanto dan Dimas Fitri Prasetyo
17 Sepeda Statis Elka Pranita
18 Skuter Listrik Elka Pranita
19 Smart Food Waste – Alat Pendeteksi Sisa Makanan Berbasis AI Rohmat Indra Borman
20 Tekno Plasting Lilik Ariyanto
21 V-Commerce 2.0 Ryan Randy Suryono

Dari Lampung untuk Indonesia

Ragam produk yang lolos memperlihatkan kepekaan sivitas akademika UTI terhadap persoalan nyata di masyarakat. Di sektor peternakan dan pertanian, misalnya, hadir Digital Smart Collar dan RFID Monitoring Pertumbuhan Sapi, Agrobot Feed, serta Alat Kompster Cerdas V2 karya Dr. Dedi Darwis yang mendukung peternakan presisi dan pengolahan limbah organik.

Di bidang energi terbarukan dan transportasi ramah lingkungan, Elka Pranita menghadirkan enam karya sekaligus, mulai dari Mobil Listrik Tenaga Surya, Skuter Listrik, PLTB Archimedes 3 Sudu, Pohon Energi Hibrida Surya–Angin, Robot Mobil Pemotong Rumput Bertenaga Surya, hingga Sepeda Statis. Sementara itu, di ranah transformasi digital, UTI membawa CekInfo, Desa Kita AI, Smart Food Waste, SIG-PELAS, BeachFinder, MutunTrip, dan V-Commerce 2.0.

Tak ketinggalan, inovasi pembelajaran dan pariwisata virtual berbasis platform Roblox, yakni AI Instruktur, Edufarm, dan Metatourism Way Kambas, menunjukkan bagaimana teknologi imersif dapat dimanfaatkan untuk pendidikan dan promosi destinasi unggulan Lampung. Ada pula pendekatan unik yang memadukan AI generatif dengan pelestarian budaya melalui produksi video musikalisasi puisi beraksara Pegon.

Kali Kedua Tampil di KSTI

Keikutsertaan di KSTI 2026 menandai kali kedua UTI tampil di konvensi sains dan teknologi nasional tersebut. Pada KSTI 2025 yang digelar perdana di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Institut Teknologi Bandung (ITB), pada 7–9 Agustus 2025, tim dosen dan mahasiswa UTI memamerkan Digital Smart Composter, inovasi pengolah limbah organik berbasis sensor dan cloud yang dikembangkan mahasiswa Deka Ramadani dan Fadhlurohman Mergo Penateh di bawah bimbingan Dr. Dedi Darwis.

Kala itu, inovasi UTI mendapat apresiasi dari Rektor IPB University, Prof. Dr. Arif Satria, yang menilai Digital Smart Composter memiliki peluang besar untuk dihilirkan menjadi produk komersial.

Jika pada 2025 UTI hadir dengan satu produk andalan, tahun ini kampus tersebut melangkah jauh lebih besar dengan membawa 21 produk inovasi sekaligus, sebuah lompatan yang mencerminkan pesatnya pertumbuhan ekosistem riset di kampus ini.

Membuka Jalan Kolaborasi dan Hilirisasi

Capaian ini menjadi bentuk apresiasi terhadap karya riset dan inovasi dosen serta mahasiswa UTI. Lebih dari itu, KSTI 2026 membuka kesempatan emas untuk memperkenalkan produk-produk tersebut kepada masyarakat luas, pemerintah, dan mitra industri, sekaligus menjajaki peluang kolaborasi, investasi, dan hilirisasi.

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Prof. Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE., MBA., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian para inventor dan inovator UTI.

“Lolosnya 21 produk inovasi ke KSTI 2026 adalah bukti bahwa Universitas Teknokrat Indonesia benar-benar kampus yang penuh inovasi. Saya mengapresiasi kerja keras para dosen dan mahasiswa yang terus menghasilkan karya yang menjawab persoalan nyata di masyarakat. Ini juga menjadi kebanggaan bagi Lampung, bahwa inovasi berkualitas nasional bisa lahir dari daerah,” ujar Prof. Nasrullah.

“Tahun lalu kami tampil di KSTI 2025 di ITB, dan tahun ini kami datang ke ITS dengan jumlah karya yang jauh lebih banyak. Harapan saya, produk-produk ini tidak berhenti di pameran, tetapi bisa bertemu mitra industri dan investor sehingga hilirisasinya benar-benar terwujud dan memberi manfaat luas,” tambahnya.

Dengan semangat “kampus berdampak”, Universitas Teknokrat Indonesia berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru yang tidak hanya membanggakan di tingkat nasional, tetapi juga mampu bersaing di kancaj nasional dan internasional. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda