Bandar Lampung

PKKMB Sang Juara 2026 Universitas Teknokrat Indonesia, Nasrullah Yusuf: Semangat Raih Prestasi

PKKMB Sang Juara 2026 Universitas Teknokrat Indonesia, Nasrullah Yusuf: Semangat Raih Prestasi

PKKMB Universitas Teknokrat Indonesia. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia melaksanakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Sang Juara 2026, 16-18 September 2026 di Gelanggang Mahasiswa Dr HM Nasrullah Yusuf kampus setempat.

Acara diikuti mahasiswa baru dengan penuh semangat. Selama tiga hari tersebut, mahasiswa baru akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang dirancang secara edukatif, inspiratif, interaktif, dan menyenangkan.

Peserta PKKMB 2026 sebanyak 1.350 orang dari Fakultas Teknik & Ilmu Komputer (FTIK) 6 program studi, Fakultas Sastra & Ilmu Pendidikan (FSIP) 4 program studi, Fakultas Manajemen & Bisnis (FEB) 2 program studi

Kegiatan PKKMB Sang Juara 2026 mengusung tema “Brilliant Generation”. Tema ini menggambarkan harapan agar mahasiswa baru Universitas Teknokrat Indonesia menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, kreatif, inovatif, adaptif, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan, masyarakat, dan bangsa.

Adapun rangkaian kegiatan meliputi kuliah umum, pengenalan kehidupan akademik dan kemahasiswaan, Green Festival Kampus, serta berbagai kegiatan kreatif, interaktif, dan kebersamaan lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengenal lingkungan kampus, tetapi juga memahami kehidupan akademik, membangun relasi dan solidaritas, serta mulai mengembangkan potensi dan minat yang dimiliki.

PKKMB Sang Juara 2026 dibuka langsung oleh Rektor Universita Teknokrat Indonesia Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE., MBA.

Ia juga mengucapkan selamat juga kepada mahasiswa baru Magister S2 Ilmu Komputer dan S2 Bahasa Inggris, serta Kelas karyawan dan kelas rekognisi pembelajaran lampau (RPL) yang akan melaksanakan PKKMB dengan jadwal terpisah dari kelas reguler ini.

Nasrullah mengatakan, mulai hari ini semua akan menyandang status mahasiswa dan akan memulai sebuah perjalanan akademik menjadi bagian dari masyarakat ilmiah yang disebut dengan sivitas akademika.

Sivitas akademika terdiri dari dosen dan mahasiswa, yang akan menggali dan mengembangkan ilmu pengetahuan, menyampaikannya dalam pembelajaran, serta mengamalkannya melalui pengabdian kepada masyarakat.

”Inilah yang disebut Tridharma Perguruan Tinggi,” kata Nasrullah.

Nasrullah juga memberikan nasihat agar mahasiswa baru jangan cengeng, jangan mudah mengeluh, dan semangat dalam meraih prestasi.

“We have to adapt with the rapid speed of change. It is not the strongest nor the most intelligent that survives, it is the one that is most adaptable to change. We cannot solve problem well without having more knowledge We cannot have more knowledge without educating ourselves.”

Nasrullah juga menyampaikan bahwa Teknokrat adalah:

  1. Peringkat 1 PTS Indonesia, Ranking 6 PTN/PTS Indonesia The Best Scientist AD Scientific Index 2025 (Turki)
  2. Peringkat 1 Dunia pada kategori SDG and ESG-Based Responses to Past and Present Global Challenges, sebagai pengakuan atas inovasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan. World University Ranking for Inovation (WURI) 2026 (Korea Selatan).
  3. Empat tahun berturut-turut (2022, 2023, 2024, 2025) Terbaik 1 ASEAN di bidang Riset AppliedHE ASEAN Private University Ranking 9 Singapura).
  4. Peringkat 1 dalam Transparent Rank Webometrics 2025 (Spanyol)
  5. Peringkat 3 PTS Terbaik di Indonesia 4ICU International Unirank 2025 (Sydney)

Untuk prestasi dosen, kurikulum, dan inovasi, Teknokrat juga memiliki prestasi yang cemerlang.

Dosen-dosen diakui di tingkat nasional dan internasional.
– Penghargaan World’s Top 5% Scientists 2026 versi SciRank Global (Dr. Rohmat)
– Penghargaan Top 20 Rising AI Leaders 2026 pada forum internasional di Malaysia (Ridwan)
– Dinobatkan sebagai Ilmuwan Terbaik Nasional Peringkat 1 versi AD Scientific Index 2025. (Dr. Dedi Darwis)

– 10 Besar Dosen menjadi tim pakar/penilai riset perguruan besar di Indonesia diantaranya IPB, UI, Unpad, Universitas Negeri Semarang, Universitas Sebelas Maret, Binus, Universitas Telkom, dll

Mendapat penghargaan Inovasi Sidang Ujian Skripsi Via Metaverse Tribun Award sebagai Kampus pertama memunculkan penggunaan teknologi pada proses pembelajaran mahasiswanya berbasis metaverse dan Artificial Intelligence.

Penghargaan dalam acara Anugerah Diktisaintek Tahun 2025 di Graha Diktisaintek Jakarta

Penghargaan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan beasiswa kepada 329 mahasiswa Univesitas Teknokrat Indonesia untuk ujian sertifikasi kompetensi VSGA antara lain Junior Web Developer, Junior Network Administrator dan Associate Data Scientist.

Ketiga kompetensi ini merupakan pekerjaan yang paling banyak dibutuhkan di era transformasi digital

Pemanfaatan Metaverse, AI, IoT merupakan bagian dari komitmen Universitas Teknokrat Indonesia untuk memberikan kontribusi nyata berdampak kepada masyarakat melalui perkuliahan berbasis proyek (ciptakan inovasi teknologi) di antaranya:

– Berinovasi untuk mendukung sektor peternakan di Indonesia melalui Digital Smart Composter, sebuah teknologi berbasis internet of things.
– Digital Smart Boat: Kapal Cerdas Hemat Energi dan Ramah Lingkungan untuk Meningkatkan Efisiensi dan Kinerja Operasional Nelayan”
– Kembangkan Teknologi Metaverse for Education membantu sekolah menerapkan digitalisasi dalam pembelajaran.
– Membuat Panel Surya/Lampu Tenaga Listrik untuk Taman Masjid Agung Al Hijrah Lampung

Sedangkan untuk pestasi mahasiswa juga tercatat sangat banyak, di antaranya:

  • Teknokrat Urutan ke- 14 Nasional Kampus Peraih Juara Terbanyak di Pekan Seni Mahasiswa Nasional 2026
  • Mendapat Medali Emas Kompetisi Internasional Digitalised International Invention Inovation, and Design di University Teknologi Mara Cawangan Johor, Malaysia
  • Juara Internasional Kompetisi Bahasa Inggris Tingkat ASIA (Asian English Olympics)
  • Juara I Internasional Asia Newscasthing dan Speech Asian Law Students’ Association.

Hal lainnya adalah Universitas Teknokrat Indonesia masuk urutan ke 10 kampus nasional penghasil lulusan terbanyak bekerja di PT Pertamina dan PLN (raksasa BUMN di sektor energi nasional).

PKKMB ini dihadiri oleh Pembina Pendidikan Yayasan Teknokrat Hj. Hernaini, S.S., M.Pd dan Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M. beserta jajaran.

Mahathir Muhammad juga mengajak lulusan SMA kuliah di Teknokrat dengan mengakses spmb.teknokrat.ac.id. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda