FKIP Unila
Wartalampung.id, Bandar Lampung— Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP Universitas Lampung (Unila) kembali menghadirkan Gebyar FKIP 2026.
Acara ini sebagai ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas sekaligus mempererat solidaritas. Kegiatan ini menjadi penutup dari rangkaian Acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) angkatan 2026. (12/9/2026)
Ketua Pelaksana Gebyar FKIP 2026, Muhammad Hatta Al Fakhri, mengatakan kegiatan tersebut merupakan acara seremonial yang dirancang untuk melibatkan mahasiswa angkatan 2026 dari seluruh program studi di FKIP Unila.
“Gebyar FKIP adalah semacam acara seremonial yang di dalamnya ada jalan sehat, bersih-bersih FKIP, dan inti acaranya adalah menampilkan beberapa penampilan dari angkatan 2026,” ujar Hatta kepada wartalampung.id hari ini.
Setiap program studi nantinya akan menampilkan pertunjukan dengan ciri khas masing-masing.
Konsep tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa baru untuk menggali potensi kelompok dan menunjukkan kreativitas yang dimiliki.
Gebyar FKIP 2026 mengusung tema “Merajut Harmoni Dalam Keberagaman, Menguatkan Kreativitas dan Solidaritas Keluarga FKIP.”
Selain penampilan mahasiswa, kegiatan juga akan diisi dengan jalan sehat, kegiatan bersih-bersih FKIP, sambutan Dekan FKIP, materi dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, serta pembagian hadiah.
Rencana pelaksanaan kegiatan akan berlangsung di lingkungan FKIP Unila. Lokasi yang masih dalam tahap pematangan berada di sekitar depan Gedung Pascasarjana atau area parkir dekat kantin baru FKIP.
Hatta menjelaskan, kegiatan tersebut sebelumnya pernah hadir dengan nama Inagurasi. Namun, kegiatan tersebut sempat vakum pada 2025.
Gebyar FKIP 2026 kemudian hadir dengan konsep yang berbeda karena seluruh program studi akan mendapatkan kesempatan untuk tampil dengan melibatkan mahasiswa angkatan 2026.
“Kalau Inagurasi, yang tampil itu kakak tingkatnya, sedangkan mahasiswa baru hanya menjadi penonton. Kalau Gebyar FKIP, angkatan 2026 yang akan tampil,” jelasnya.
Saat ini, persiapan panitia telah mencapai sekitar 70 persen. Menurut Hatta, sejumlah persiapan sudah berjalan dan panitia kini berfokus mematangkan beberapa kebutuhan teknis, terutama denah lokasi kegiatan.
Dalam pelaksanaannya, panitia juga menghadapi sejumlah kendala, salah satunya keterbatasan sumber daya manusia. Tidak semua mahasiswa terlibat dalam kepanitiaan.
“Kendala yang kami hadapi pastinya SDM panitia yang kurang memadai. Ini menjadi evaluasi setiap hari bagi kami,” katanya.
Panitia menargetkan seluruh mahasiswa angkatan 2026 dapat hadir dan mengikuti kegiatan.
Selain itu, setiap program studi diharapkan dapat menampilkan pertunjukan secara maksimal sehingga Gebyar FKIP dapat menjadi kegiatan yang berkesan bagi mahasiswa.
Hatta berharap Gebyar FKIP 2026 dapat berlangsung lancar dan mendapat respons positif, tidak hanya dari keluarga besar FKIP, tetapi juga dari lingkungan Universitas Lampung dan masyarakat Lampung.
“Harapannya acara ini banyak yang mengikuti dan sejalan dengan visi kami, bahwa mahasiswa 2026 keluar dari pintu FKIP dengan keadaan senang dan menjadi kenangan baik bagi kawan-kawan 2026,” ungkapnya.
Ia juga mengajak mahasiswa FKIP angkatan 2026 untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, Gebyar FKIP dapat menjadi ajang untuk menemukan kembali bakat dan potensi mahasiswa yang selama ini belum terlihat.
“Mari bersama menyukseskan acara Gebyar FKIP ini dan memeriahkan sekaligus menjadi ajang pencarian bakat yang mungkin selama ini telah luntur di kalangan angkatan 2026,” tutup Hatta. [ Ridho Ardi Anda]

Tinggalkan Komentar Anda