Michelle Sasha Sidabalok
Wartalampung.id, Menggala – Urgensi isu kesehatan mental di kalangan remaja dan pelajar kini berada pada tahap krusial.
Tekanan akademik, ekspektasi sosial, pengaruh media sosial, hingga proses pencarian jati diri menjadi faktor utama yang rentan memicu stres berat hingga depresi pada generasi muda.
Merespons kondisi tersebut, Duta Generasi Berencana (GenRe), Michelle Sasha Sidabalok, menegaskan pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai fondasi utama bagi remaja dalam mengambil keputusan hidup dan merencanakan masa depan.
Hal tersebut disampaikannya dalam sesi edukasi kesehatan mental bersama para GenRengers di SMP Negeri 02 Banjaragung, Tulangbawang, Sabtu (25/7/2026).
“Di GenRe, kita melihat kesehatan mental bukan cuma masalah emosi, tapi modal dasar. Remaja tidak akan bisa merencanakan pendidikan, karier, hingga pernikahan secara matang jika kondisi mentalnya rentan,” ujar Sasha.
Dalam pemaparannya, Sasha menekankan pentingnya menghancurkan stigma masyarakat bahwa berjuang secara mental bukanlah tanda kelemahan, melainkan tindakan berani untuk mencari bantuan.
Ia mengajak para pelajar untuk lebih peka mengenali sinyal diri agar terhindar dari kondisi kecemasan berlebih dan burnout. Selain itu, penetapan batas aman emosional di lingkungan pertemanan serta pemanfaatan pusat konseling sebagai ruang cerita terpercaya menjadi aspek penting yang terus didorong.
Menutup keterangannya, Michelle memberikan pesan penyemangat bagi para remaja yang masih ragu untuk bersuara terkait masalah mental yang dihadapi.
“Setiap perasaan itu valid. Ragu atau takut itu wajar, tapi jangan sampai menahan kamu untuk mendapat bantuan. It’s okay to not be okay, and asking for help is an act of courage,” tuturnya. [Putu Suati Kartika Dewi]

Tinggalkan Komentar Anda