Anggota DPD RI Abdul Hakim
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Anggota DPD RI Perwakilan Lampung, Dr. Ir. KH. Abdul Hakim, MM, mengimbau masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah terdampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan abu vulkanik.
Abdul Hakim menyampaikan, abu vulkanik dapat mengganggu kesehatan, terutama sistem pernapasan dan mata. Karena itu, masyarakat perlu mengikuti imbauan kesehatan serta mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi lingkungan dipenuhi abu vulkanik.
“Keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas. Masyarakat tidak perlu panik, tetapi harus meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan dari pemerintah serta petugas terkait,” ujar Abdul Hakim.
Berdasarkan imbauan Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran dan Kementerian Kesehatan RI, terdapat sejumlah langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk melindungi diri dan keluarga dari abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, antara lain:
1. Mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama jika tidak mendesak.
2. Menggunakan pelindung pernapasan, seperti masker, untuk mengurangi paparan abu vulkanik.
3. Melindungi mata dengan menggunakan kacamata pelindung dan menghindari penggunaan lensa kontak saat kondisi berdebu.
4. Menggunakan pakaian tertutup, seperti baju lengan panjang dan celana panjang ketika harus berada di luar rumah.
5. Menutup rapat pintu dan jendela rumah serta memperhatikan ventilasi agar abu tidak masuk ke dalam ruangan.
6. Mengamankan sumber air bersih, termasuk menutup penampungan atau sumur agar tidak tercemar abu vulkanik.
7. Membatasi aktivitas berkendara saat hujan abu tebal. Jika terpaksa berkendara, masyarakat diminta mengurangi kecepatan dan meningkatkan kehati-hatian.
Abdul Hakim juga mengajak masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau.
“Mari kita saling menjaga, melindungi keluarga dan lingkungan sekitar. Ikuti informasi resmi dari pemerintah dan lembaga berwenang. Kewaspadaan yang baik adalah bagian dari ikhtiar kita untuk mencegah gangguan kesehatan dan menjaga keselamatan bersama,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar Anda