Bandar Lampung

Konsisten dan Telaten: Kunci Mahasiswa Bahasa Prancis FKIP Unila Galuh Ayu Pratiwi Sukses Jadi Lulusan Terbaik

Konsisten dan Telaten: Kunci Mahasiswa Bahasa Prancis FKIP Unila Galuh Ayu Pratiwi Sukses Jadi Lulusan Terbaik

Galuh Ayu Pratiwi. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Menjadi lulusan terbaik bukanlah sesuatu yang pernah dibayangkan sejak awal oleh mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila Galuh Ayu Pratiwi.

Berkat konsistensi, ketekunan, serta kemampuan mengatur waktu, perjalanan panjang selama masa perkuliahan akhirnya berbuah manis dengan raihan IPK 3,83. Hari ini ia menjalani yudisum dan besok akan menjalani prosesi wisuda.

“Jujur, dari awal masuk Pendidikan Bahasa Prancis nggak pernah terpikir bakal jadi lulusan terbaik,” ujarnya hari ini kepada wartalampung.id.

Selama menjalani aktivitas perkuliahan, ia juga menerapkan skala prioritas dan manajemen energi.

Setiap awal pekan, ia membuat daftar target yang harus diselesaikan, dengan tugas kuliah dan persiapan materi sebagai prioritas utama.

Waktu luang di sela-sela perkuliahan dimanfaatkan untuk membaca atau mencicil tugas.

Sementara dalam kegiatan organisasi, ia memilih aktivitas yang sesuai dengan minat sekaligus dapat mendukung pengembangan keterampilan.

Pengaturan waktu dilakukan agar aktivitas organisasi tidak mengganggu waktu belajar mandiri maupun istirahat.

Ia berusaha memberikan fokus penuh pada setiap kegiatan yang sedang dijalani.

Salah satu pengalaman paling berkesan selama masa perkuliahan adalah ketika menjalani Praktik Lapangan Persekolahan (PLP).

Pengalaman mengajar menjadi tantangan tersendiri, terlebih ketika harus menyampaikan materi menggunakan bahasa Prancis secara penuh.

“Rasanya deg-degan luar biasa. Tapi pas melihat murid-murid mulai paham dan bisa merespons materi yang saya bawakan dalam bahasa Prancis, ada kepuasan tersendiri,” tuturnya.

Menurutnya, pengalaman tersebut turut melatih kepercayaan diri, kesabaran, serta kemampuan komunikasi yang terus berguna hingga saat ini.

Ia menilai keberhasilan selama kuliah tidak hanya ditentukan oleh keinginan mendapatkan nilai tinggi. Hal yang lebih penting adalah memiliki kemauan untuk benar-benar memahami bahasa dan budaya yang dipelajari.

Kebiasaan menunda tugas juga dihindari agar tidak mengalami kesulitan ketika memasuki akhir semester. Ketika menghadapi materi yang sulit, seperti phonétique dan conjugaison, ia memilih mencari metode belajar yang lebih efektif dan sesuai dengan dirinya daripada menyerah.

Capaian tersebut menjadi hasil dari proses panjang yang dijalani dengan konsisten dan telaten. Baginya, menjadi lulusan terbaik bukan semata-mata tentang mengejar predikat, tetapi tentang bagaimana menjalani setiap proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh dan terus berkembang. [Helen Meldiana]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda