Berita Foto

Kabupaten Pringsewu Jadi Percontohan Pencegahan Kekerasan terhadap Anak, Apel Tematik di SD dan SMP Digelar Serentak

Kabupaten Pringsewu Jadi Percontohan Pencegahan Kekerasan terhadap Anak, Apel Tematik di SD dan SMP Digelar Serentak

Apel tematik pencegahan kekerasan terhadap anak di SMPN 2 Pringsewu. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Apel Tematik Pencegahan Kekerasan terhadap Anak dilaksanakan secara serentak pada Rabu, 26 Agustus 2026, di seluruh sekolah jenjang SD dan SMP, baik negeri maupun swasta di Kabupaten Pringsewu.

Kegiatan ini diinisasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung yang dikepalai Hanita Farial.

Kepala Bidang Perlindungan Hak Perempuan dan Anak Dinas PPPA Lampung, Fitri Agustin, hari ini dalam siaran pers, mewakili Kadis, mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan bersama untuk memperkuat komitmen satuan pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, ramah, dan bebas dari kekerasan terhadap anak.

Ia menuturkan, Pringsewu menjadi salah satu kabupaten percontohan dalam pelaksanaan Apel Tematik Pencegahan Kekerasan terhadap Anak.

Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh praktik baik yang dapat dikembangkan dan diterapkan secara berkelanjutan dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap anak di lingkungan pendidikan.

Kata Fitri, apel tematik tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab seluruh pihak.

Sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua, pemerintah daerah, serta masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah dan merespons berbagai bentuk kekerasan terhadap anak.

Melalui kegiatan ini, pesan pencegahan kekerasan disampaikan secara langsung kepada peserta didik dengan pendekatan yang edukatif dan mudah dipahami.

Menurut Fitri, anak-anak juga didorong untuk berani mengenali, menolak, dan melaporkan apabila mengalami maupun mengetahui adanya tindakan kekerasan di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Ia menambahkan, pelaksanaan apel secara serentak di seluruh sekolah di Kabupaten Pringsewu menunjukkan adanya komitmen kuat pemerintah daerah bersama dunia pendidikan untuk menjadikan sekolah sebagai ruang yang aman bagi setiap anak untuk belajar, tumbuh, dan berkembang.

Dengan ditetapkannya Pringsewu sebagai kabupaten percontohan, pelaksanaan Apel Tematik Pencegahan Kekerasan terhadap Anak diharapkan tidak berhenti pada kegiatan hari ini, tetapi menjadi penguatan gerakan pencegahan kekerasan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa setiap anak berhak mendapatkan perlindungan, rasa aman, penghormatan, dan kesempatan untuk tumbuh serta berkembang tanpa kekerasan,” tutupnya. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda