Ramah tamah dengan Aptisi
Wartalampung.id, Bandar Lampung — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja serta perkembangan ekonomi di era transformasi.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Mirza saat memberikan sambutan dalam acara silaturahmi dan ramah tamah Rapat Kerja Nasional Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) I Tahun 2026 yang digelar di Mahan Agung, Bandar Lampung, Sabtu (22/8/2026).
Acara tersebut menjadi momentum silaturahmi Pemerintah Provinsi Lampung dengan jajaran Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI), para rektor perguruan tinggi swasta dari berbagai daerah di Indonesia, serta pemangku kepentingan pendidikan tinggi.
Menurutnya, kehadiran para pimpinan perguruan tinggi dari berbagai daerah merupakan kehormatan sekaligus peluang untuk memperkuat komunikasi dan membangun kerja sama yang lebih erat dalam pembangunan daerah.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh keluarga besar APTISI di Lampung. Terima kasih telah memilih Provinsi Lampung sebagai tempat pelaksanaan Rakernas APTISI Tahun 2026,” ujar Gubernur Mirza.
Gubernur Mirza mengatakan, pembangunan tidak cukup hanya diukur dari tingginya pertumbuhan ekonomi atau Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Menurutnya, pengalaman sejumlah daerah menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi belum otomatis berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia mencontohkan kondisi Lampung yang memiliki potensi ekonomi dan sumber daya alam besar, tetapi masih menghadapi tantangan pada sektor kualitas SDM dan pendidikan.
“PDRB yang tinggi belum tentu bisa memakmurkan masyarakat. Kekayaan suatu daerah belum tentu mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa adanya SDM yang unggul,” tegasnya.
Lampung, lanjutnya, memiliki kekuatan besar pada sektor pangan dan pertanian. Berbagai komoditas seperti padi, jagung, singkong, kopi, dan kakao menjadi bagian penting dari perekonomian daerah. []

Tinggalkan Komentar Anda