PKM UNU Lampung. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Seputih Mataram – Universitas Nahdlatul Ulama Lampung melalui program pengabdian kepada masyarakat (PKM) tahun 2026 mendorong Kelompok Wanita Tani (KWT) Sekar Sari, Desa Varia Agung, Kecamatan Seputih Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, memanfaatkan limbah pertanian dan peternakan menjadi produk yang mendukung kebutuhan budi daya. KWT Sekar Sari memiliki 25 anggota dan lahan kolektif budidaya sayuran sekitar 500 m².
Tim PKM Universitas Nahdlatul Ulama Lampung bersama anggota KWT Sekar Sari Desa Varia Agung dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat tahun 2026.
Program bertajuk “Integrasi Reaktor Pirolisis dan Fermentasi Bokashi: Strategi Ekonomi Sirkular Menuju Kemandirian Pestisida dan Pupuk pada KWT Desa Varia Agung” mengintegrasikan teknologi reaktor pirolisis dengan fermentasi Bokashi.
Limbah biomassa seperti sekam, bonggol jagung, dan bahan organik lainnya diolah melalui reaktor pirolisis menjadi asap cair dan biochar. Sementara itu, limbah organik dan feses ternak diolah melalui metode Bokashi menjadi pupuk organik.
Penerapan reaktor pirolisis sebagai teknologi tepat guna untuk mengolah limbah biomassa menjadi asap cair dan biochar. Teknologi tersebut diarahkan untuk mengurangi ketergantungan mitra terhadap input pertanian dari luar.
Biochar dan abu pirolisis yang diproduksi ditargetkan untuk memperbaiki kondisi tanah dari pH sekitar 5,5 menuju pH ideal 6-7. Asap cair juga diimplementasikan sebagai biopestisida untuk mengurangi penggunaan pestisida kimia. Program PKM ini menargetkan pengolahan sekitar 25 persen atau ±500 kg limbah lokal serta efisiensi biaya input pertanian lebih dari 50 persen.
Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi dengan pendekatan Plan-Do-Check-Act (PDCA). Anggota KWT terlibat dalam pengumpulan bahan, pelatihan, pengoperasian teknologi, serta pengelolaan alat secara berkelanjutan.
Anggota KWT Sekar Sari mengikuti praktik langsung dalam penerapan teknologi pirolisis dan pengolahan pupuk organik Bokashi. Kegiatan PKM ini didukung oleh hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Tahun 2026 dengan total anggaran Rp 49.500.000.
Program dilaksanakan oleh Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Lampung diantaranya: Dr. Frendi Maulana, M.Si. (ketua), Endang Sri Utami, S.Pi., M.Si. (anggota), dan M. Khoirudin, M.Pd. (anggota) bersama mahasiswa.
Melalui program ini, teknologi pirolisis dan fermentasi Bokashi tidak hanya diperkenalkan sebagai perangkat dan metode baru. Keduanya ditempatkan sebagai bagian dari sistem pemberdayaan yang menghubungkan pengelolaan limbah, produksi input pertanian, kesehatan lingkungan, efisiensi biaya, dan keberlanjutan kegiatan KWT.
Universitas Nahdlatul Ulama Lampung berharap model pemberdayaan ini dapat terus dikembangkan oleh KWT Sekar Sari dan menjadi contoh pemanfaatan teknologi tepat guna berbasis sumber daya lokal untuk mendukung pertanian yang lebih mandiri dan berkelanjutan di Desa Varia Agung. []

Tinggalkan Komentar Anda