Bazar SMKN 1 Terbanggi Besar. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Bandarjaya – SMKN 1 Terbanggi Besar menggelar Bazar Kewirausahaan sebagai bagian dari implementasi Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning atau PjBL), Kamis (29/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung bersamaan dengan Gebyar Lomba Bulan Bahasa ini menjadi ruang bagi siswa untuk menampilkan kreativitas sekaligus mempraktikkan keterampilan berwirausaha melalui produk yang mereka buat sendiri.
Dalam bazar tersebut, siswa menghadirkan beragam hasil olahan dan kreasi, mulai dari makanan dan minuman tradisional, jajanan kekinian, kerajinan tangan, hingga berbagai produk kreatif lainnya.
Setiap kelompok berkesempatan merancang produk, menyiapkan bahan, menentukan harga jual, menata stan, hingga mempromosikan dan menawarkan produk kepada pengunjung.
Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Miftahul Khasanah dan Desi Anawati selaku guru penanggung jawab.
Melalui kegiatan bazar, siswa tidak hanya belajar menghasilkan sebuah produk, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam menjalankan proses usaha sederhana.
Mereka belajar bekerja sama, berkomunikasi dengan konsumen, mengelola modal, menghitung harga, serta memahami strategi pemasaran.
Kacabdin Pendidikan Provinsi Lampung Wilayah VI, Ade Safari berkesempatan meninjau bazar siswa ini bersama tamu undangan yang turut hadir di Gebyar Lomba Bulan Bahasa.
Ia mengapresiasi penuh gelaran bazar karya siswa SMKN 1.
“Langkah nyata mendukung talenta muda siap kerja dan berwirausaha,’ ujarnya.
Kepala SMKN 1 Terbanggi Besar, Umi Tarsih, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Umi mengatakan, sekolah tidak hanya menjadi tempat bagi siswa untuk memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga harus memberikan pengalaman praktik yang bermanfaat.
Ia berujar, melalui bazar ini, siswa belajar menjadi kreatif, mandiri, berani mencoba, dan memiliki jiwa kewirausahaan.
”Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal bagi mereka untuk menghadapi dunia kerja maupun membangun usaha di masa depan,” ungkapnya.
Miftahul Khasanah dan Desi Anawati selaku penanggung jawab kegiatan menjelaskan bahwa bazar ini dirancang agar siswa dapat merasakan secara langsung proses berwirausaha melalui pembelajaran berbasis proyek.
“Kami ingin siswa tidak hanya memahami konsep kewirausahaan dari materi pembelajaran, tetapi juga mengalami sendiri prosesnya. Mulai dari menemukan ide, membuat produk, mengemas, menentukan harga, hingga memasarkannya. Dari proses tersebut, siswa belajar tentang kreativitas, tanggung jawab, kerja sama, dan keberanian mengambil peluang,” jelas keduanya.
Sementara itu, Dini Aristy Zahra, salah satu siswa peserta bazar, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus menantang.
Ia bersama teman-temannya dapat mengembangkan ide menjadi produk yang memiliki nilai jual.
Pelaksanaan bazar yang bersamaan dengan Gebyar Lomba Bulan Bahasa semakin menambah semarak suasana sekolah.
Kehadiran peserta lomba, pendamping, dan pengunjung turut memberikan kesempatan bagi siswa untuk memperkenalkan serta memasarkan produk mereka kepada masyarakat yang hadir.
Melalui kegiatan ini, SMKN 1 Terbanggi Besar terus mendorong pembelajaran yang aktif, kreatif, dan bermakna.
Bazar kewirausahaan diharapkan tidak hanya menjadi ajang unjuk karya siswa, tetapi juga menjadi pengalaman nyata dalam menumbuhkan karakter mandiri, inovatif, kolaboratif, serta jiwa entrepreneur sejak dini. [Maya]

Tinggalkan Komentar Anda