Lampung Tengah

Dukung Sekolah Sehat, Puskesmas Poncowati Cek Kesehatan Gratis Siswa Kelas X SMKN 1 Terbanggi Besar

Dukung Sekolah Sehat, Puskesmas Poncowati Cek Kesehatan Gratis Siswa Kelas X SMKN 1 Terbanggi Besar

Pemeriksaan kesehatan siswa SMKN 1 Terbanggi Besar. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Poncowati – SMKN 1 Terbanggi Besar bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Poncowati melaksanakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada Jumat, 1/8/2026.

Kegiatan berlangsung di Laboratorium Seni SMKN 1 Terbanggi Besar. Hal ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Tugas Kepala UPTD Puskesmas Poncowati Nomor 440/034.A/PKM/02.02/VII/2026 tentang pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis untuk deteksi dini faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM).

Pemeriksaan kesehatan meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, tekanan darah, serta pemeriksaan kadar gula darah. Seluruh siswa mengikuti pemeriksaan secara tertib dengan pendampingan guru dan tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas Poncowati.

Tim tenaga kesehatan yang bertugas dalam kegiatan ini terdiri atas Umi Kulsum, Tintin Ismayanti, Tintin Septina, dan Nia Aditya Rahayu. Kehadiran tim tersebut memastikan seluruh rangkaian pemeriksaan berlangsung sesuai standar pelayanan kesehatan.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan dasar peserta didik sejak dini sehingga apabila ditemukan faktor risiko atau gangguan kesehatan dapat segera dilakukan tindak lanjut.

Selain sebagai upaya deteksi dini, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi agar peserta didik semakin peduli terhadap pentingnya menerapkan pola hidup sehat sejak usia remaja.

Mewakili tim tenaga kesehatan, Tintin Septina, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan merupakan bagian dari program CKG untuk mendeteksi secara dini faktor risiko penyakit tidak menular pada remaja.

“Melalui skrining kesehatan ini kami dapat mengetahui kondisi kesehatan dasar peserta didik, mulai dari status gizi melalui pengukuran tinggi dan berat badan, tekanan darah, hingga kadar gula darah.
Apabila ditemukan faktor risiko, siswa akan memperoleh edukasi dan tindak lanjut sesuai kebutuhan sehingga kondisi kesehatannya dapat segera ditangani, ” jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta didik untuk membiasakan pola hidup sehat melalui konsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, menjaga kebersihan diri, serta menghindari perilaku yang dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular.

Umi Tarsih, Kepala Sekolah, menyampaikan apresiasi kepada UPTD Puskesmas Poncowati atas sinergi yang telah terjalin dalam mendukung kesehatan peserta didik.

“Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut sebagai bagian dari upaya mewujudkan sekolah yang sehat dan nyaman bagi seluruh warga sekolah,” ujar Umi.

Sementara itu, Endang Karana Pertiwi, Waka Manajemen Mutu, menilai kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah.

“Kesehatan merupakan modal utama dalam proses belajar. Dengan tubuh yang sehat, siswa akan lebih fokus mengikuti pembelajaran, aktif dalam berbagai kegiatan sekolah, dan mampu mengembangkan potensi yang dimiliki secara optimal. Karena itu, kami sangat mendukung kegiatan skrining kesehatan seperti ini,” katanya.

Senada dengan hal tersebut, Seri Sudiwito, selaku Pembina PMR SMKN 1 Terbanggi Besar, mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan berkala merupakan langkah preventif yang sangat penting bagi remaja.

“Melalui pemeriksaan kesehatan ini, siswa tidak hanya mengetahui kondisi kesehatannya, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat. Kami berharap kebiasaan baik ini terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Siswa kelas X Pemasaran, Angel mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.

“Menurut saya kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami bisa mengetahui kondisi kesehatan tanpa harus pergi ke puskesmas,” tuturnya.

Kegiatan Cek Kesehatan Gratis berlangsung dengan tertib dan mendapat sambutan positif dari para siswa.

Melalui sinergi antara SMKN 1 Terbanggi Besar dan UPTD Puskesmas Poncowati, hasil skrining kesehatan ini diharapkan menjadi dasar pembinaan kesehatan peserta didik secara berkelanjutan sekaligus memperkuat budaya hidup sehat di lingkungan sekolah. [Maya]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda