Shana Makhmood Khan
Wartalampung.id, Jakarta – Salah seorang alumnus sukses Universitas Teknokrat Indonesia ada pada sosok Shana Makhmood Khan. Saat kuliah, Shana mahasiswi S1 Sastra Inggris. Kini ia menduduki jabatan penting sebagai manajer operasional perusahaan Diguagua Water Technology.
Kepada wartalampung.id ia mengatakan, saat di kampus ia banyak ikut kegiatan dan organisasi. Prestasi nonakademiknya pun mentereng.
Ini daftarnya:
– Oustanding Student of Teknokrat University 2019 and 2020
- 3rd Place & Fav Speech : Asian Law Student Association UNPAD 2021 (International Scale)
- 3rd Place for Duta Bahasa Provinsi Lampung 2020
- 2nd Place for Duta Teknokrat 2020
- RU III Muli Lampung Tengah 2021
- 1st Place in the Speech contest Darmajaya English Competition 2019
- 1st Place of Speech Contest Polinela ACEC 2018
- 3RD Place of Speech Contest LOVECOMP Unila 2018
Soal pekerjaan, Shana bilang ia awalnya berada pada posisi HR. Namun seiring berjalannya waktu, ia diberikan kepercayaan untuk menangani bisnis proses manufaktur dari hulu ke hilir dengan menjadi manajer operasional.
Bekal yang ia dapat selama kuliah di Universitas Teknokrat Indonesia sangat membantu proses tersebut.
Selama kuliah, ia tidak hanya belajar teori, tetapi juga mendapatkan pemahaman yang cukup luas mengenai manajemen bisnis, manajemen perkantoran, digital marketing, hingga creative writing.
Pengetahuan yang bersifat general ini membuat Shana lebih mudah beradaptasi ketika harus menangani pekerjaan lintas divisi.
Yang paling terasa manfaatnya adalah cara berpikir yang dibentuk selama kuliah.
”Kami sering diberikan studi kasus dan dituntut untuk mencari solusi, bahkan ketika belum memiliki pemahaman penuh mengenai topiknya,” kata dia.
Shana dkk dibiasakan untuk berpikir kritis, melakukan riset secara mandiri, serta mencari referensi dari sumber yang kredibel dan dosen kami menekankan kualitas informasi dengan referensi kredibel.
”Hal itu melatih saya melakukan analisis yang tepat untuk mengambil keputusan,” ujarnya.
Ia menuturkan, fast problem solving critical thinking dan juga tentunya kemampuan berbahasa Inggris yang ditekankan pada kosakata bisnis. Ia mengatakan, di Teknokrat, ini ada mata kuliah tersendiri.
Hal ini diakui Shana membantunya dalam karier terutama karena direksi tidak berbahasa Indonesia (pemilik modal asing).
Shana bilang ia juga dahulu aktif berorganisasi di Duta Teknokrat dan Teknokrat English Club. Sehingga tidak hanya ilmu tetapi juga terlatih untuk manajemen waktu dan tekanan dari banyaknya kegiatan.
”Universitas Teknokrat Indonesia bukan hanya memberikan ilmu akademik, melainkan juga membentuk pola pikir dan kemampuan adaptasi yang sangat dibutuhkan di dunia kerja.”
Wakil Rektor UTI Dr H Mahathir Muhammad SE MM menyambut baik prestasi ini.
Ia mengajak lulusan SMA untuk kuliah di Teknokrat dengan mengakses spmb.teknokrat.ac.id. []

Tinggalkan Komentar Anda