I'if Negara Awanfie
Wartalampung.id, Jakarta — Model kita kali ini tidak berasal dari bumi Lampung. Dunia modeling beauty pageant (kontes kecantikan) dan industri kreatif tanah air kembali kedatangan talenta baru yang inspiratif dan berbakat.
I’if Negara Awanfie akrab disapa Ara (@arraaline_), model pendatang baru asal kota metropolitan Jakarta-Tangerang ini sukses menarik perhatian publik melalui prestasi dan dedikasi yang ia tunjukkan di usia muda.
Dalam sebuah kesempatan, Ara dengan penuh ketulusan mengungkapkan rahasia besar di balik setiap langkah keberhasilannya hingga kini.
“Doa ibu nomor 1,” kata Ara kepada wartalampung.id lewat pesan tertulis hari ini.
Kalimat sederhana namun sarat akan makna ini menjadi fondasi sekaligus bahan bakar spritualnya untuk terus berkarya ditengah kerasnya industri kreatif global.
“Kerap mendapat dukungan mama saat aku berbisnis Kpop Store,” tuturnya.
Tak hanya kreatif dalam berbisnis, ia juga menunjukkan minat dan bakatnya dalam dunia modeling.
Dan ia percaya, Minat + Mendapatkan dukungan = Menciptakan Bakat.
Meski memiliki privilege sebagai seorang “anak kolong–sebutan bagi putra putri purnawirawan atau anak seorang anggota TNI/Polri, ia tetap pribadi yang gemar belajar dan meningkatkan nilai diri.
“Sekarang banyak ajang beauty pageant yang bagus, cocok untuk pengembangan diri. Yang penting mulai aja dulu, ambil langkah yang paling kecil jika belum merasa siap. Dari sini kita jadi bisa mengumpulkan bukti ke diri kita sendiri bahwa aku bisa, aku melakukannya tadi, aku lebih baik dari kemarin, aku tidak menyerah,” ujarnya gadis 21 tahun ini.
Menatap masa depan dengan optimisme yang membumbung tinggi, Ara kini tengah mempersiapkan langkah strategis berikutnya untuk menapaki panggung kompetisi yang lebih besar, salah satu contoh yang disorot Ara adalah Miss Hijab Indonesia.
Sebuah ajang yang didukung dan kerap berkolaborasi dengan pemerintah, Kementerian Agama (Kemenag) untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan. Tak hanya sekedar mencari wanita yang paling cantik, para finalis dinilai berdasarkan kriteria manner, integrity, smart, dan saleha (MISS).
Kompetisi ini merupakan sebuah ajang pencarian bakat dan pemilihan duta perempuan muslimah (hijabers) yang bertujuan untuk menginspirasi dan memberdayakan perempuan agar tampil percaya diri, berprestasi, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Kembali dalam topik, Ara dapat membuktikan latar belakang kehidupan disiplin dan penuh perjuangan yang ditanamkan sejak kecil dalam lingkup keluarganya berhasil membentuk karakternya menjadi sosok perempuan yang tangguh, mandiri, berprinsip kuat, dan tidak mudah menyerah.
Ketangguhan inilah yang membawanya menorehkan prestasi. Tak hanya pintar dalam akademik, nama Ara kian melambung usai mencapai prestasi gemilang sebagai Juara 2 dalam ajang beauty pageant kontes kecantikan Miss Beauty Nusantara.
Sebuah prestasi yang membuktikan kualitas dirinya dalam kompetisi nasional.
“Bunga mawar tidak akan pernah bisa menjadi bunga matahari, begitupun kita. Semua indah dengan caranya masing-masing. Percayalah pada proses mekarmu sendiri,” kata dara kelahiran Surabaya, 18 November 2004, ini memberikan motivasi.
Keberhasilannya dalam kontes tersebut membuktikan bahwa ia tidak hanya mengandalkan (beauty) pesona, tetapi juga memiliki kecerdasan (brain), kepribadian luhur (behavior), dan keberanian (brave).
Di balik keanggunannya sebagai seorang model baru, Ara juga merupakan seorang perempuan yang visioner dengan jiwa wirausaha dan kreativitas tinggi.
Jauh sebelum namanya bersinar dalam dunia pageant, Ara dahulu dikenal sebagai sosok pengusaha muda yang kreatif.
Ia merupakan pendiri dari Toko Seni dan Kerajinan Miracle Seven (@miracle._.seven) sebuah unit usaha berbasis K-Pop. Melalui lini bisnis ini, Ara berhasil mengawinkan hobi dengan peluang bisnis yang produktif.
Kemampuannya dalam mengelola bisnis di usia muda menunjukkan bahwa dirinya adalah representasi nyata dari perempuan modern yang mandiri, kreatif, jeli melihat peluang pasar, dan mampu menyalurkan kecintaannya terhadap dunia seni.
Untuk memperkuat eksistensinya dalam dunia permodelan, Ara kerap memanfaatkan platform digital secara cerdas dan terarah.
Melalui akun Instagram terpisahnya (@arraa.muse) , ia akan membangun portofolio untuk mempromosikan dan memosisikan dirinya sebagai model serba bisa (Muse). Yang siap menerima berbagai proyek profesional atau kolaborasi seperti :
*Muse hijab maupun nonhijab
*Model makeup komersial, editorial, maupun kolaborasi
*Sesi pemotretan (photoshoot/catalog/brand) konseptual
*Private Class Makeup MUA dan berbagai kerja sama kreatif lainnya.
Fleksibilitasnya dalam membawakan gaya berhijab maupun nonhijab ini menjadikannya sebagai salah satu model pendatang baru yang sangat dicari oleh MUA maupun brand fashion atau kecantikan karena kemampuannya beradaptasi dengan beragam konsep visual.
Langkah kaki Ara tak hanya terhenti dalam ranah modeling atau urusan bisnis komersial saja. Memiliki kepedulian sosial yang sangat tinggi, ia kini tengah bersiap untuk melebarkan sayap ke ajang yang lebih spesifik dengan niat dalam hati untuk membidik panggung Miss Hijab Indonesia,
Melalui akun instagram khususnya Binar Ilmu (@binar_ilmu), Ara tengah fokus menyusun dan menggodok advokasi serta program kerja nyata yang akan diusungnya kelak.
Poin utama dari Binar Ilmu ini berpusat pada pilar pendidikan, khususnya bimbingan belajar dan peningkatan literasi.
Melalui gerakan ini, ia bertekad untuk memberantas buta aksara, memfasilitasi akses belajar, dan menularkan semangat membaca bagi anak-anak.
Ara meyakini bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan dan membuka gerbang masa depan yang cerah bagi generasi penerus bangsa.
Komitmennya di bidang pemberdayaan semakin diperkuat dengan keterlibatannya sebagai member dari grup GrowHer Community, sebuah komunitas yang berfokus pada pengembangan diri perempuan, saling mendukung, dan bertumbuh bersama demi menciptakan lingkungan sekitar yang positif.
Sisi humanis dan spiritualitas Ara juga tercermin kuat dari aktivitas digitalnya di platform X (Twitter). Melalui akun X (@_laavieenrosee_) , jika dulu kerap berbagi pembaruan menyenangkan seputar bias (idola K-Pop) kesukaannya, Kini kanal tersebut telah bertransformasi menjadi ruang yang lebih meneduhkan.
Ara kini lebih sering merepost dan membagikan hal yang bernuansa agama.
Baginya, unggahan tersebut berfungsi sebagai daily reminder atau alarm diri bagi setiap jiwa manusia yang baik agar tetap membumi, mengingat Sang Pencipta, dan menjaga konsistensi berbuat kebaikan di tengah hiruk-pikuk dunia.
Kombinasi ketangguhan mental anak kolong, prestasi akademik, bakat modeling dalam Miss Beauty Nusantara, sebagai muse, kreativitas berbisnis, kedalaman spiritual di La Vie En Rose, ketulusan hati untuk mengabdi lewat Binar Ilmu, sosok Ara diprediksi menjadi model ikonik masa kini.
Juga siap menginspirasi generasi muda agar tetap berkarya tanpa melupakan nilai-nilai luhur. []

Tinggalkan Komentar Anda