Bandar Lampung

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Dorong Kolaborasi Lintas Sektor demi Target Ekonomi 8 Persen

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Dorong Kolaborasi Lintas Sektor demi Target Ekonomi 8 Persen

Rahmat Mirzani Djausal

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung target nasional sebesar 8 persen [sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN)].

Langkah konkret tersebut ditegaskan dalam rapat Sinergi dan Kolaborasi Pengembangan Ekonomi Daerah yang dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Rapat yang berlangsung di Kantor Gubernur Lampung ini dihadiri oleh jajaran Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), serta jajaran perangkat daerah terkait.

Gubernur Mirza menyatakan bahwa target pertumbuhan ekonomi nasional tidak akan tercapai jika hanya bertumpu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Hal ini dipicu oleh keterbatasan ruang fiskal daerah di tengah meningkatnya kebutuhan pembangunan.

“Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, regulator, lembaga keuangan, dan sektor swasta sangat diperlukan,” ujar Mirza, Jumat lalu.

Kerja sama ini diarahkan untuk menyelaraskan RPJMN dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta prioritas pembangunan nasional. Selain itu, sinergi ini bertujuan untuk membuka sumber pembiayaan alternatif dan mendorong investasi strategis, termasuk pengembangan industri bioetanol berbasis komoditas unggulan Lampung.

Melalui kebijakan ekonomi yang inklusif ini, Pemprov Lampung menargetkan dampak nyata langsung bagi masyarakat luas. Hasil akhir yang dituju meliputi pembukaan lapangan kerja baru, peningkatan nilai tambah di sektor pertanian, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penurunan angka kemiskinan secara signifikan.

Pertemuan strategis ini menjadi pijakan awal Pemprov Lampung dalam mempercepat akselerasi ekonomi wilayah, sekaligus menyukseskan visi besar menuju Indonesia Emas 2045. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda